Google+ Badge

Wednesday, July 31, 2013

Piramida Unik dari Berbagai Belahan Dunia

Piramida Unik dari Berbagai Belahan Dunia



Piramida merupakan suatu bangunan yang kebanyakan digunakan oleh orang-orang zaman dahulu sebagai tempat persemayaman para raja. Namun, beberapa piramida juga dijadikan sebagai tempat ibadah (pemujaan) atau sebagai tempat penimbunan bahan makanan.

Mulai sejak dahulu hingga sekarang ini, sudah banyak piramida yang telah ditemukan. Ada yang harus melalui penggalian terlebih dahulu, ada pula yang langsung ditemukan tanpa melakukan aktivitas 'pengangkatan' dari bawah tanah. Untuk saat ini, piramida paling terkenal adalah yang berada di Mesir.

Ternyata selain Mesir, banyak pula piramida-piramida yang telah ditemukan dari berbagai tempat atau negara di dunia. Salah satu contohnya adalah yang ada di Indonesia. Namun, beberapa peneliti dan arkeolog masih ragu untuk menyebutnya sebagai piramida. Berikut 10 piramida dari berbagai belahan dunia.

1. Piramida Chogha Zanbil
Chogha Zanbil adalah suatu bangunan yang berada di daerah bernama Khuzestan, Iran. Diperkirakan bangunan ini dibangun pada tahun 1250 SM oleh raja Untash-Napirisha sebagai penghormatan kepada dewa Inshushinak. 



Chogha Zanbil memiliki nama asli Dur Untash yang artinya kota Untash. Sayangnya, pada tahun 640 SM, tempat ini dihancurkan oleh bangsa Assyrian yang dipimpin oleh raja Ashurbanipal. Pada tahun 1979, Chogha Zanbil resmi masuk dalam daftar UNESCO World Heritage.

2. Piramida Madghacen
Bangunan satu ini memiliki beberapa nama lain seperti Medracen, Medghassen atau Madghis. Madghacen dibangun sebagai tempat persemayaman raja-raja bangsa Numidia atau Berber. Menurut Wikipedia, Numidia dipimpin oleh seorang raja bernama Madghis yang memerintah sekitar tahun 300 sampai 200 SM. 



Akan tetapi tidak banyak informasi lain untuk mengetahui piramida madghacen ini.

3. Piramida Koh Ker
Merupakan salah satu situs Angkorian yang berada di utara Kamboja. Bangunan ini didirikan pada saat dinasti Khmer berkuasa sekitar tahun 928. Koh Ker diperkirakan dibangun sebagai sarana pemujaan untuk dewa Brahma, Shiwa dan Wisnu. 



Sayangnya, banyak orang yang mencuri beberapa peninggalan yang berada di sekitar kawasan Koh Ker untuk dijual lagi.

4. Piramida Nubia
Bangunan ini didirikan sebagai makam raja Napata dan ratu Meroe. Piramida ini memiliki nama lain Kush. Karakter dan bentuk bangunannya sedikit berbeda dengan piramida Mesir. Menurut Wikipedia, sekitar 220 piramida ditemukan di daerah tersebut. 



Selain untuk persemayaman ratu dan raja, piramida-piramida ini juga dibangun sebagai kuburan para kesatria. Letak dari piramida Nubia berada di dekat Sudan.

5. Piramida Nsude
Terdapat 10 piramida yang dibangun oleh suku Igbo di Nsude dan Agbaja Qwa, Nigeria. Bangunan-bangunan tersebut dibuat dari bahan dasar lumpur. 


Menurut Sites.Google, piramida Nsude didirikan sebagai sarana penyembahan kepada dewa Ala.

6. Piramida China
Selain mesir, China juga memilikibanyak piramida yang setiap bangunan piramidanya memiliki jarak 25 sampai 35 km antara satu dengan yang lainnya. Tercatat ada sekitar 38 piramida yang sampai sekarang berhasil ditemukan. 



Piramida-piramida ini dibangun sebagai tempat persemayaman raja. Piramida pertama dibangun sejak dinasti Han berkuasa. Bentuk dari piramida-piramida di China ini mirip dengan struktur piramida di Teotihuacan.

7. Piramida Mesoamerica
Piramida ini sangat banyak. Hal tersebut dikarenakan peradaban Mesoamerica terbagi atas banyak suku. Mayoritas piramida Mesoamerica memiliki ciri khusus yaitu ada tangga untuk menuju ke atas dan ujungnya terpangkas. 



Piramida Mesoamerica ini antara lain Cholula, piramida Aztecs (Malinalco dan Templo Mayor), piramida bangsa Maya, Tarascans, Classic Veracruz, Teotihuacan, Zapotecs, Altavista dan La Quemada.

8. Piramida Mesir
Selain banyak, piramida di Mesir juga terkesan memiliki ukuran yang sangat besar. Menurut catatan di Wikipedia, piramida pertama yang dibangun di Mesir adalah piramida Djoser yang diperkirakan dibangun pada tahun 2630 SM sampai 2611 SM. 



Piramida yang paling terkenal di Mesir adalah piramida yang ada di komplek Giza atau disebut juga piramida Giza. Apabila piramida Djoser adalah yang tertua, maka piramida terbesar di Mesir bernama Khufu. Ada banyak piramida di daerah ini seperti Mastaba of Faraoun, Khafre, Djedefre, Giza, Menkaure, Khufu, Abu Sir, Zawyet el-Aryan, Teti, Userkaf, Snofru, Dahshur dan beberapa lagi lainnya.

9. Piramida Cestius
Para ahli memperkirakan piramida ini dibangun pada tahun 18 SM sampai 12 SM sebagai kuburan Gaius Cestius. Dia adalah salah seorang dari empat agamawan terkenal di Roma, Italia. 



Bentuk dari piramida ini mirip dengan piramida di Nubia yaitu berbentuk kerucut kecil dengan ujung lancip di atasnya. Menurut Wikipedia, selain Cestius ada piramida lain yang lebih besar dinamakan Romulus, sayangnya piramida tersebut dihancurkan pada abad ke-16.

10. Piramida Indonesia
Selain kaya akan hasil hutan dan bumi, Indonesia ternyata juga memiliki peninggalan sejarah berupa piramida. Memang sampai sekarang masih muncul pro dan kontra untuk menyebut struktur yang disebut punden berundak tersebut dengan nama piramida.


Sampai saat ini ada 3 struktur punden berundak yang dikategorikan piramida berada di Pangguyangan, Cisolok dan Gunung Padang. Belum terdapat penjelasan resmi seputar ketiga struktur tersebut.


Read more: http://www.palinguniks.com/2013/05/piramida-unik-dari-berbagai-belahan.html#ixzz2agvkpRXU

10 Tumbuhan Terunik Di Dunia

10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia – Seputar-info.com – Halo sobat semua bertemu lagi dengan saya melalui sebuah blog informasi kesayangan kalian semua Seputar-info.com yang menyajikan semua informasi yang berguna untuk sobat semua. Kali ini informasi yang akan kami sampaikan adalah mengenai 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia Berikut adalah penjelasannya, Check this out!.
Tanaman merupakan salah satu pelengkap hidup manusia. Tanaman membantu penyerapan air juga menyediakan oksigen untuk manusia dan hewan. Beberapa diantaranya biasa kita tanam di halaman rumah kita. Tapi ada beberapa spesies tanaman yang memiliki karakteristik khusus yang aneh, yang tidak biasa kita temukan, dan beberapa di antaranya sangat langka.
1. Welwitschia mirabilis: Tanaman dengan Daya Tahan Luar Biasa
Bentuknya tidak enak dilhat, tapi tanaman yang satu ini benar-benar unik. Tanaman asal Namibia ini hanya memiliki dua daun dan sebuah batang dengan akarnya. Dua daun itu akan terus tumbuh membesar mirip alien. Batangnya akan membesar bukannya meninggi lagi.
resistant plant3 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Tanaman ini akan tumbuh hingga bisa mencapai lebar 8 meter dengan tinggi 2 meter. Umurnya bisa mencapai 400 hingga 1500 tahun dan tidak akan mati meski tidak ada hujan selama 5 tahun. Rasanya sangat menyengat baik mentah maupun sudah dimasak, dan karenanya diberi nama Onyanga, yang berarti bawang gurun.
2. Dionaea muscipula: Venus si Perangkap Lalat
venus fly trap 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Venus si Perangkap Lalat ini merupakan tanaman karnivora yang paling dikenal karena perangkap alami uniknya yang aktif dan efisien. Dua daun yang menempel pada tanaman ini dipenuhi oleh bulu-bulu ultra sensitif yang mendeteksi keberadaan apa saja dari semut, lalat, atau jenis serangga lainnya. Begitu ada yang menyentuh bulunya, perangkapnya akan bekerja dalam waktu kurang dari sedetik. 
3. Rafflesia arnoldii: Bunga Terbesar di Dunia
rafflesia largest plant 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Tanaman ini eksotis, sangat langka, tapi warnanya kurang cantik, berbintik, namanya Rafflesia Arnoldi salah satu dari 16 spesies genus Rafflesia, bunga terbesar di dunia. 16 spesies yang diketahui dapat ditemukan hanya di Indonesia (Sumatra, Kalimantan, Jawa) dan Malaysia (Sabah, Serawak).
Rafflesia Arnoldii, belakangan dimasukkan ke dalam familiEuphorbiaceae, bisa berdiameter hingga 1 meter dengan berat mencapai 7-11 kg.
Bunganya akan mekar hanya dalam waktu 3 hari hingga seminggu saja. Saat mekar bunga ini akan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat hingga di Indonesia bunga ini dinamakan bunga bangkai. Baunya yang khas mengundang serangga penyerbuk datang dan itu membuatnya dapat bergenerasi dan hanya 10-20 persen dari semaian yang akan berhasil dan dalam 9 bulan, dengan sedikit kebruntungan, akan mekar kembali. 
4. Desmodium gyrans: Tanaman yang Menari
dancing plant 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Darwin menyebutnya Hedysarum, botanis moderen menyebutnya Desmodium Gyrans, atau tepatnya, Codariocalyx Motorius. Orang menyebutnya Runmput Menari atau Tanaman Telegraf atau tanaman Semaphore, karena gerakan daunnya yang seperti menari atau seperti gerakan kode semaphore. Tanaman ini termasuk yang mudah tumbuh dan akan “menari-nari” pada saat banyak sinar matahari atau dalam keadaan kering. Gimana menarinya, lihat saja videonya di bawah ini: 
5. Euphorbia obesa: Tanaman Baseball
baseball plant 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Euphorbia Obesa, dijuluki juga tanaman Baseball, biasa tumbuh di Great Karoo, Afrika Selatan. Populasinya mulai terancam seiring sering diburunya tanaman ini oleh para kolektor tanpa memikirkan penanamannya kembali. Ini membuat beberapa organisasi dalam dan luar negeri bereaksi untuk melindunginya. Meski di habitat aslinya Euphorbia obesa ini masih terancam, saat ini sudah banyak pertanian yang membudidayakannya, sehingga mereka juga turut memastikan bahwa yang diperdagangkan para kolektor bukan yang berasal dari alam. 
6. Amorphophallus titanum: Bunga Bangkai
corpse flower 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Bunga ini tingginya bisa lebih dari tinggi seorang pria dewasa, dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat pula. Dinamakan Titan Arum, di Indonesia dijuluki pula sebagai “bunga bangkai” karena baunya itu. Bunga ini merupakan fenomena langka dan berkembang biak berkat bantuan dari serangga penyerbuk yang datang karena baunya. 
7. Baobab: si Pohon Botol
bottle tree 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Baobab adalah nama umum dari satu genus Adansonia yang terdiri dari 8 spesies pohon, aslinya dari Madagascar. Juga dikenal sebagai pohon Botol, bukan hanya karena bentuknya yang memang mirip botol, tapi pohon ini juga biasanya mampu menampung air sekitar 300 liter. Tidak heran umur pohon ini bisa mencapai 500 tahun. 
8. Dracaena cinnabari: Pohon Darah Naga
dragon blood2 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Dracaena Cinnabari atau Pohon Naga berasal dari kepulauan Socotra. Biasa disebut juga Pohon Darah Naga dan Pohon Naga Socotra. Pohon ini salah satu pohon teraneh di kepulauan Socotra, dengan bentuknya yang seperti payung. Pertama kali dipublikasikan oleh Isaac Bayley Balfour tahun 1882. Kalau diperhatikan, pohon ini pernah menjadi icon di Windows sebagai icon Network. Darah naga diambil dari warna getah merahnya, dan bisa dijadikan obat atau bahan pewarna celup. 
9. Selaginella lepidophylla: Tanaman yang Bangkit Kembali
ressurrection plant 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Disebut juga sebagai Mawar dari Jericho, Selaginella Lepidophylla merupakan spesies dari tanaman gurun karena kemampuannya bertahan hidup meski diawetkan dengan pengeringan sekalipun. Selama cuaca kering di habitat aslinya, batangnya akan mengkerut menjadi sebuah bola kecil dan terurai kembali saat diekspos ke tempat lembab. Aslinya tumbuh di gurun Chihuahuan. 
10. Mimosa pĂșdica: si Putri Malu
shy plant 10 Tumbuhan Terunik Dan Teraneh Di Dunia
Yang satu ini tidak aneh di sini. Banyak ditemukan di daerah tropis dan juga di Amerika Selatan dan Tengah. Saat disentuh atau digoyangkan daun-daunnya akan mengkuncup dan akan membuka kembali dalam beberapa menit.

Pengaruh Penjajahan Belanda Pada Rakyat Indonesia

Pengaruh Penjajahan Belanda Pada Rakyat Indonesia
Berbagai kebijakan politik dan ekonomi yang diterapkan oleh penjajah telah memberikan pengaruh yang amat besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Perubahan yang terjadi antara lain dalam bidang politik, social, ekonomi dan budaya. Perubahan yang terjadi diakibatkan oleh penjajah yang selalu berusaha untuk mendobrak kebijakan yang ada dan diganti dengan kebijakan penjajah. Usaha yang dilakukan oleh penjajah sering mendapat perlawanan dari bangsa Indonesia. Tetapi dengan kegigihan dan segala tipu daya yang dilakukan penjajah, akhirnya mereka dapat menguasai Indonesia.

a.       Perubahan Dalam Bidang Politik
Kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa tradisional Indonesia sejak kedatangan bangsa barat semakin lemah. Para raja, sultan dan bangsawan lainnya kehilangan kekuasaan dalam pemerintahan karena sangat tergantung kepada pemerintahan colonial belanda. Perubahan kekuasaan ini dikarenakan pemerintah belanda berusaha  untuk menguasai seluruh wilayah Indonesia.  Usaha yang dilakukan oleh pemerintah belanda antara lain selalu mencampuri masalah intern kerajaan, sehingga kebebasan para raja atau bangsawan lainnya dalam mengambil suatu kebijakan tidak ada. Hal ini mengakibatkan kekuasaan para raja atau bangsawan lainnya berada di bawah kekuasaan pemerintah Belanda. Akibat yang ditimbulkan selanjutnya ialah kekuasaan politik pribumi runtuh, kehidupan social ekonomi rakyat mengalami kemerosotan dan tradisi yang berkembang dalam masyarakat digantikan oleh tradisi penjajah. Kondisi ini akhirnya menimbulkan reaksi dari para raja dan bangsawan lainnya yang mendapat dukungan seluruh rakyat.

b.      Perubahan dalam bidang sosial
Perubahan yang terjadi dalam bidang social sejak munculnya kekuasaan Belanda di Indonesia ialah terjadinya penindasan dan pemerasan secara kejam. Kondisi ini mengakibatkan rakyat Indonesia hidup sengsara dan menderita. Tingkat kesejahteraan rakyat menjadi sangat menurun dan beban hidup yang dirasakan menjadi sangat berat. Di Indonesia banyak terjadi kelaparan karena sumber daya alam dan tenaga kerja manusia telah dikuras oleh Belanda, seperti ketika diberlakukannya culture stelsel dan kerja rodi.
Tradisi yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia pun, seperti upacara dan tata cara yang berlaku dalam lingkungan istana, menjadi sangat sederhana bahkan cenderung dihilangkan. Tradisi tersebut secara perlahan-lahan digantikan oleh tradisi pemerintah Belanda. Akibatnya lingkungan istana mulai kehilangan jati dirinya karena dipaksa untuk mengikuti kebiasaan yang berlaku di kalangan lingkungan Pemerintah Belanda.
Perubahan lain yang dirasakan dalam bidang social ialah lenyapnya struktur penguasa local. Sebab mereka pada umumnya dipekerjakan menjadi pegawai dalam pemerintahan. Ketika mereka diangkat menjadi pegawai pemerintah, kedudukan para penguasa lokal menjadi menurun karena mereka secara otomatis berada di bawah kekuasaan pemerintah Belanda.

c.       Perubahan Dalam Bidang Ekonomi
Kehidupan ekonomi yang dirasakan oleh bangsa Indonesia sejak kedatangan Belanda ke Indonesia mengalami kemerosotan. Kemerosotan yang paling dirasakan oleh bangsa Indonesia ialah dalam bidang perdagangan. Bangsa Indonesia pada awalnya merupakan pedagang bebas. Tapi setelah Belanda datang ke Indonesia, perdagangan (terutama perdagangan rempah-rempah) menjadi dimonopoli oleh Belanda. Akibatnya harga rempah-rempah menjadi sangat murah. Sistem monopoli yang diterapkan oleh belanda ditentang oleh bangsa Indonesia hingga mengakibatkan terjadinya peperangan.
Kehidupan perekonomian bangsa Indonesia lebih merosot lagi setelah Belanda melaksanakan culture stelsel gunga mengisi kas Belanda yang kosong. Culture stelsel telah memaksa rakyat untuk menanam tanaman yang laku dijual di dunia internasional dan bangsa Indonesia tidak diberi apa-apa sebagai imbalannya. Penderitaan dan kelaparan terjadi dimana-mana, sementara pemerintah Belanda mendapatkan keuntungan yang sangat banyak.

Perubahan ekonomi yang diterapkan oleh Belanda di Indonesia selanjutnya ialah dengan munculnya pelaksanaan liberalism ekonomi atau yang dikenal dengan politik Pintu Terbuka. Sistem ini dijalankan untuk menggantikan culture stelsel yang dianggap telah menyengsarakan rakyat Indonesia. Liberalisme ekonomi dijalankandengan menerapkan system kapitalisme, sehingga pemerintah Belanda tetap berusaha mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Akibatnya, kondisi ekonomi bangsa Indonesia tidak mengalami perubahan yang berarti. Tenaga kerja Indonesia tetap diperah untuk dijadikan sebagai kuli yang bekerja di perkebunan-perkebunan swasta miliki kaum kapitalis. Buruh tersebut terikat dalam kontrak kerja dan tidak boleh melanggar peraturan. Apabila melanggar peraturan maka akan dijerat Poenale sanctieyang sangat berat. Buruh yang bekerja di perkebunan dibayar menggunakan uang. Sebagai dampaknya, dalam masyarakat Indonesia akhirnya dikenal adanya alat tukar berupa uang. Sistem uang tersebut sekaligus mengubah system barter yang selama ini dilakukan oleh bangsa Indonesia.



d.      Perubahan dalam bidang budaya
Kehidupan budaya bangsa Indonesia sejak kedatangan bangsa Barat banyak mengalami perubahan. Budaya barat berkembang secara meluas, bahkan merusak sendi-sendi kehidupan budaya tradisional yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sebagai contoh, kebiasaan minum-minuman keras yang dilakukan oleh golongan bangsawa. Kebiasaan tersebut bukan milik asli bangsa Indonesia, tetapi merupakan kebiasaan yang berlaku di kalangan bangsa barat. Oleh sebab itu, dalam bidang budaya di Indonesia terjadi westernisasi yaitu cenderung meniru budaya kebarat-baratan.
Perubahan dalam bidang keagamaan juga dirasakan oleh bangsa Indonesia. Bangsa Barat berusaha menyebarkan agama katholik dan protestan dengan mendatangkan misionaris atau pendeta ke Indonesia. Di beberapa wilayah Indonesia, seperti di kepulauan Maluku dan Sumatera utara, berhasil disebarkan pengaruh agama tersebut.
Perubahan lain yang terjadi ialah dalam bidang pendidikan. Pada akhir abad ke-19, system pendidikan yang berkembang di Indonesia semakin banyak. Sistem pendidikan ada yang diselenggarakan oleh kelompok keagamaan dan ada yang deselenggarakan oleh pemerintah colonial belanda. Sistem pendidikan yang diselenggarakan oleh kelompok keagamaan lebih menitikberatkan pada pendidikan agama, seperti Agama Islam yang pendidikannya diselenggarakan melalui pesantren. Dalam pesantren seorang siswa menerima materi yang garis besarnya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan syariat Islam. Begitu pula lembaga keagamaan lainnya, pendidikan yang diberikan kepada siswanya berhubungan penanaman agama masing-masing.
Pendidikan yang diberikan oleh pemerintah Kolonial Belanda, menekankan pada system pendidikan Barat yang telah memiliki kurikulum yang jelas. Sistem pendidikan barat berkembang di Indonesia setelah muncul politik Etis, yang salah satu isinya menganjurkan adanya edukasi (pendidikan). Para penganjur Politik Etis berpendapat bahwa pemerintah Belanda berhutang kebaikan kepada bangsa Indonesia yang telah melaksanakan Tanam Paksa hingga Belanda menjadi Negara  yang makmur. Oleh sebab itu, pemerintah Belanda harus membalas kebaikan bangsa Indonesia. Salah satunya ialah dengan memberikan pendidikan kepada rakyat Indonesia. Pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah Belanda pada awalnya hanyalah sebagai usaha untuk memenuhi tenaga kerja yang bisa membaca dan menulis yang nantinya dapat disalurkan pada perkebunan Belanda atau kantor-kantor milik Belanda. Tujuan Belanda mencetak tenaga kerja Indonesia yang bisa membaca dan menulis ialah supaya upah tenaga kerja yang harus dibayarkan murah.


Sungai
(Karya Nugroho Notosusanto)


Setiap kali menyeberangi sungai, Sersan Kasim merasakan sesuatu keharuan yang mendenyutkan jantungnya. Seolah-olah ia berpisah dengan sesuatu, sesuatu dalam hidupnya. Makin besar sungai itu, makin besar pula keharuan yang menggetarkan sanubarinya.

Kini, kembali ia akan menyeberangi sebuah sungai. Sekali ini bukan sungai kecil, melainkan salah satu sungai yang terbesar di Jawa Tengah, Sungai Serayu.

Sersan Kasim adalah Kepala Regu 3, Peleton 2 dari kompi TNI terakhir yang akan kembali ke daerah operasinya di Jawa Barat. Tentara Belanda telah menduduki Yogya, persetujuan gencetan senjata telah dilanggar, dan Republik tidak merasa terikat lagi oleh perjanjian yang sudah ada.

Jam satu malam cuaca gelap gulita dan murung, hujan turun selembut embun namun cukup membasahkan. Hati-hati Kasim memimpin anak buahnya menuruni tebing yang curam dan licin. Ia sendiri berjalan dengan sangat hati-hati, menggendong bayi pada panggulnya sebelah kiri. Dari bahu kanan bergantung sebuah sten. Hanya samar-samar matanya yang terlatih melihat orang yang berjalan di depannya. Untuk memudahkan penglihatan, tiap-tiap prajurit yng kurang baik penglihatannya, memasang sepotong cendawan yang berpijar pada punggung kawan yang berjalan di depannya.

Sepuluh bulan yang lalu, pada bulan Februari 1948, Sersan Kasim juga menyeberangi Sungai Serayu dengan kompinya. Tatkala itu mereka berjalan ke arah timur. Persetujuan Renville telah ditandatangani dan pasukan-pasukan TNI harus hijrah ke kantong-kantong dalam wilayah de facto Belanda. Banyak diantara bintara dan prajurit yng membawa serta anak istrinya.

Ketika itu Sersan Kasim telah setengah tahun menikah. Istrinya yang belia sudah lima bulan mengandung. Namun, ia memaksa mengikuti suaminya ke wilayah kekuasaan Republik. Pernah terpikir oleh Kasim untuk menitipkan istrinya kepada mertuanya di Pager Ageung. Tapi tidak sempat, lagipula Aminah tidak mau ditinggalkan. Ia bersitegang hendak ikut. Dan siapa yang dapat bertahan terhadap sifat keras kepala wanita yang sedang mengandung?

Dua bulan setelah mereka tiba di Yogya, Acep dilahirkan. Matanya hitam tajam, meskipun badannya sangat kecil, dan rambutnya lebat seperti hutan di Priangan. Tapi untuk melahirkan anaknya, Aminah telah menggunakan sisa-sisa tenaga rapuhnya yang terakhir. Ia meninggal sehari kemudian karena kepayahan. Acep dapat dipertahankan hidupnya berkat rawatan khusus para dokter dan juru rawat di rumah sakit tentara.

Kini Sersan Kasim berjalan kembali ke Jawa Barat. Kali ini jarak antara Yogya dan Priangan Timur harus mereka tempuh dengan berjalan. Tidak ada truk Belanda yang mengangkut, tidak ada kereta api Republik yang menjemput. Mereka berjalan kaki, menempuh jarak lebih dari 300 kilometer, turun lembah, naik gunung, menyeberangi sungai kecil dan besar.

Akhirnya mereka kembali di tepian Sungai Serayu, akan tetapi jauh kesebelah hulu, di kaki pegunungan daerah Banjarnegara. Kini tiada jembatan, tiada titian. Mereka harus terjun ke dalam air.

Perlahan-lahan Sersan Kasim menuruni tebing yang curam. Ia menggigil dilanda angin pegunungan dari sebelah lembah. Dengan cermat ia perbaiki letak selimut berlapis dua yang menutupi Acep dalam gendongan. Acep, biji matanya, harapan idamannya. Kemudian, dengan satu gerakan ia usap air hujan pada wajahnya sendiri. Ia menggigil lagi. Iring-iringan sekonyong-konyong berhenti. Prajurit di depannya juga menggigil. Mereka menggigil berdekat-dekatan.

Kemudian ada pesan dari depan.

“Kepala Regu, kumpul!” dibisikkan dari mulut ke mulut. Kasim berjalan ke muka. Komandan Peleton sudah menanti di depan Regu I. Mereka menerima instruksi mengenai penyeberangan.

Menurut intelligence, musuh menjaga tepian sana dengan kekuatan satu kompi. Sungai diawasi mulai bagian yang airnya setinggi perut. Karena itu pasukan akan menyeberangi lebih ke hilir. Ada kemungkinan air mencapai dada. Perintis telah menyiapkan tali untuk berpegangan.

”Ada pertanyaan?” tanya Komandan Peleton.

Tidak ada yang menyahut. Samar-samar Sersan Kasim melihat pandangan Komandan tertuju kepadanya.

”Bagaimana bayimu?” tanya Komandan.

”Tidur Pak,” jawab Kasim singkat.

”Kalau pikiranmu berubah, masih ada waktu untuk menitipkannya pada barisan keluarga.”

Kasim tak segera menjawab. Sebentar pikirannya melayang kepada para wanita dan kanak-kanak yang dititipkan kepada Pak Lurah dan penduduk Karangboga. Kalau situasi aman, mereka akan diseberangkan sedikit demi sedikit oleh rakyat. Mereka akan dijemput oleh satu regu di seberang sungai setelah diberitahu oleh kurir.

”Sersan Kasim tinggal. Lainnya bubar!” kata Komandan menembus kesepian. Kepala regu lainnya kembali kepada anak buahnya.

Lagi Kasim merasa pandangan mata Komandan tertuju kepadanya dan kepada anaknya. Kasim tahu apa arti pandangan itu. Ya, ia tahu sebenarnya Komandan ingin bertanya, apakah ia menyadari bahwa tangisan seorang bayi dapat membawa kebinasaan bagi lebih dari seluruh kompi. Bahwa bayinya, si Acep, dapat mmbahayakan jiwa lebih dari seratus orang prajurit. Itulah yang tersirat dalam pandangan Komandan.

Pandangan Komandan itu seolah-olah berkata, ”Ingatlah Kompi 3 batalyon B yang kehilangan 16 prajurit dan 10 keluarga, karena serangan mendadak oleh musuh. Hanya karena seorang bayi yang menangis. Tangis yang dengan cepat menular pada beberapa anak kecil lainnya”.

Samar-samar Sersan Kasim mendengar derau sungai di bawah. Dia bayangkan kesunyian malam yang aman dirobek-robek oleh letusan senjata. Dia bayangkan kompinya terjebak di tengah-tengah sungai, tak berdaya.

Tatkala itu Acep bergerak-gerak dalam gendongan bapaknya. Kasim merasa anaknya menyusup-nyusupkan kepala ke dadanya, ke ketiaknya, seakan-akan mencari perlindungan yang lebih aman. Rasa sayang membual keluar dan menyesakkan kerongkongan Kasim. Anakku yang tak sempat mengenal ibunya, pikirnya. Anakku yang disusui oleh botol. Dan kini dia harus dititipkan pada orang lain! Untuk berapa lama? Dan amankah dia dalam asuhan orang lain? Akan selamatkah dibawa orang asing dalam penyeberangan nanti? Anak lelaki titipan satu-satunya, pusat rasa yang sehalus-halusnya, peninggalan istri yang setia dan keras hati. Cucu yang akan dibawanya sebagai oleh-oleh untuk orang tuanya di Garut, untuk mertuanya di Pager Ageung, sebagai tanda mata anak dan menantu dari istrinya tercinta yang telah meninggal.

Sersan Kasim membelai anaknya yang dalam gendongan,

”Saya minta izin untuk membawanya,” katanya.

”Kau yakin dia tidak menangis?”

”Insya Allah, tidak.”

”Baik kalau begitu. Hati-hati saja.”

”Siap Pak. Terima kasih.”

Ketika giliran peletonnya untuk menyeberang, Kasim menggigil lebih keras lagi. Bukan hanya karena hujan tambah keras turun. Bukan hanya karena angin pegunungan yang menembus sela-sela rusuknya. Ia juga menggigil karena Acep mulai resah dalam gendongannya. Air hujan sudah merembes masuk mengenai kulitnya dan ia menggeliat-geliat kebasahan dan kedinginan.

Sersan Kasim mulai memegang tali yang terentang dari tepi ke tepi. Air membasahi kakinya, membasahi celananya, membasahi sebagian bajunya, menjilat-jilat gendongan anaknya. Ia mulai repot meninggikan anak dan senjatanya bersama-sama. Pada suatu saat ia terperosok ke dalam lubang pada alas sungai dan ia terhuyung-huyung dilanda arus yang deras dan dingin. Air mencapai dada, merendam anaknya. Dan tiba-tiba Acep menangis....

Acep menangis.

Melolong-lolong.

Merobek-robek kesunyian malam dari tebing ke tebing. Suaranya tajam menyayat hati. Menyayat hati bapaknya, hingga sesak bagaikan tak dapat bernapas.

Di hulu sungai, sebuah peluru kembang api ditembakkan ke udara. Malam jadi terang-benderang. Seluruh kompi menahan napas. Masing-masing terpaku pada tempatnya. Peleton 1 di seberang sana. Peleton 3 di seberang sini, sedangkan Peleton 2 di tengah-tengah sungai. Di tengah-tengah Peleton 2 itulah Acep menangis pada dada bapaknya.

Tak ada orang yng mengetahui dengan pasti, apa yang terjadi dalam beberapa menit, yang terasa seperti berjam-jam. Juga Sersan Kasim tidak sadar. Ia hanya tahu anaknya menangis, setiap saat musuh dapat menumpas mereka dengan senapan mesin dan mortir di bawah peluru cahaya kembang api yang telah mereka tembakkan. Seluruh kompi memandang kepada dia, bergantung kepada dia. Nasib seluruh kompi tertimpa pada bahunya.

Sejurus kemudian suara Acep meredup. Sesaat lenyap sama sekali.

Sunyi turun kembali ke bumi, berat menekan di dada sekian puluh lelaki yang jantungnya berdegup seperti bedug ditabuh bertalu-talu. Kembang api di langit mulai mati, dan kelam mulai menyelimuti kembali suasana di lembah sungai itu. Kini yang terdengar hanya derau air yang tak putus-putusnya ditingkahi oleh kwek-kwek katak di tepian. Beberapa menit kemudian kompi menghela napas lega dan selamat tiba di seberang.

Keesokan harinya, pada waktu fajar merekah, kompi menunda perjalanannya sementara waktu, meskipun masih terlalu dekat kepada kedudukan musuh. Mereka berhenti pada sebuah desa. Dengan bersama Pak Lurah dan banyak diantara penduduk, mereka berkumpul di pinggir desa. Di sana, dalam upacara yang singkat, Acep diturunkan ke liang kubur. Kemudian semua mata tertuju kepada sosok tubuh Sersan Kasim yang berjongkok di hadapan pusara kecil yng baru ditimbun. Kepalanya terkulai, menunduk.

Akhirnya, ia berdiri dan memandang ragu-ragu sekeliling. Kesedihan yang dalam, jelas terukir pada wajahnya. Baju seragamnya tampak kuyup, hingga lehernya. Komandan kompi tampil ke muka. Ia menghampiri Kasim. Ia menggenggam tangan kanan sersannya dalam kedua belah tangan. Matanya merah, tidak hanya kurang tidur. Dalam angan-angannya terbayang Nabi Ibrahim, yang siap mengorbankan putranya. Tapi ia tak berkata apa-apa.

Setengah jam kemudian, kompi melanjutkan perjalanannya pada punggung bukit yng sejajar dengan tebing sungai. Matahari telah naik, menghalau kabut kemana-mana, memanasi bumi yang lembap oleh hujan semalam. Ditengah-tngah barisannya Sersan Kasim berjalan dengan sten tergantung sunyi pada bahunya. Jauh di bawah, di lembah yang dalam, Sungai Serayu sayup-sayup menderau. Keharuan yang luar bisa kini meluap-luap dalam dada Sersan Kasim, membanjir, menghanyutkan. Dan ia berjalan terus.

Dan di bawah, sungai mengalir terus.


(Sumber: Kumpulan Cerpen Rasa Sayange, 1998)


Bulan Purnama dan Hari Kebangkitan Kristus

Bulan Purnama dan Hari Kebangkitan Kristus