Google+ Badge

Wednesday, October 16, 2013

Kapal Yunani Kuno Diangkat dari Laut Sicilia


           Sebuah kapal dari masa Yunani Kuno yang berusia 2500 tahun berhasil diangkat dari dasar perairan Sicilia selatan, Italia dekat Kota Gela. Carlo Bemtrame, profesor arkeolgi kelautan Universitas Ca'Foscari menyebut temuan ini sangat penting karena merupakan kapal kuno terbesar dan paling utuh yang pernah ditemukan.

"Kapal-kapal Yunani banyak ditemukan di Italia, Perancis, Spanyol, dan Turki. Yang di Gela ini paling terbaru dan paling utuh," ujarnya. Par arkeolog berhasil mengengkat kapal tersebut bulan lalu dengan bantuan para penjaga pantai setempat.

Bahkan, kapal tersebut mungkin bentuk kapal yang unik dalam peralihan teknologi pembuatan kapal. Sebab, di kapal tersebut telah dipakai teknik ikatan pada engsel yang dipakai orang-orang Mesir.

Panjangnya mencapai 21 meter dan lebar 6,5 meter. Kapal tersebut memiliki ciri yang mirip dalam cerita Iliad karangan Homer meskipun terpaut beberapa abad.

Struktur luar kapal seperti dibangun terlebih dahulu baru kemudian interiornya. Kerangka-kerangka kayunya disatukan dengan tambang. Di celah-celahnya dilpisi resin untuk mencegah masuknya air.

"Kapal tersebut mungkin digunakan untuk berlayar dekat pantai, dimuati berkali-kali antara ditambah dan diturunkan," ujar Rosalba Panvini, kepala Departemen Wrisan Budaya Sicilia. Hal tersebut terlhat dari bukti-bukti temuan gerabah yang bermacam-macam artifak yang ditemukan seperti cangkir dan guci dua pegangan yang biasa disebut amphora, lampu minyak, dan pecahan keranjang.

Barang-barang tersebut juga menunjukkan daerah yang dilalui jalur pelayarannya. Panvini memperkirakan kapal pernah berhenti di Athena kemudian ke Semenanjung Peloponnnese dan melalui pantai barat Yunani dan Kanal Otranto sebelum sampai ke Sicilia. 

Kapal tersebut mungkin karam pada jarak 800 meter dari pantai karena tersapu badai dan terkubur dalam lumpur selama 25 abad. Bangkainya pertam kali ditemukan tahun 1988 oleh para penyelam bawah laut Sicilia. Saat ini kapal dikrim ke Portsmouth untuk disusun sebelum dikirim kembali ke Gela untuk dipamerkan dalam ruang pamer museum kelautan yang akan dibangun di sana.



Tuesday, October 15, 2013

Mengapa tekanan terhadap minoritas merebak?


Sikap toleran telah lama menjadi identitas bangsa Indonesia sejak negara ini memproklamirkan kemerdekaan lebih dari separuh abad yang lalu.

Bonar Tigor Naipospos, wakil ketua Setara Institute untuk Demokrasi dan Perdamaian mengatakan tindakan-tindakan bernuansa intoleransi antara lain sengketa pendirian rumah ibadah dan tekanan terhadap aliran keagamaan yang dituduh menyimpang atau sesat seperti Ahmadiyah dan Syiah memang menunjukkan peningkatan meski tidak signifikan.Namun berbagai peristiwa, termasuk adanya Perda berbasis Syariah, intimidasi terhadap kelompok kepercayaan tertentu dan upaya pembatasan berekspresi antara lain dalam bidang kesenian menimbulkan pertanyaan apakah nilai toleransi bangsa ini mulai luntur?
Perda Syariah
Belum lama ini, pemerintah kota Tasikmalaya, Jawa Barat, berencana menerapkan Perda Syariah yang antara lain mewajibkan pemakaian jilbab bagi perempuan muslim di wilayah hukum Tasikmalaya dikecam sebagai sesuatu yang inkonstitusional oleh aktivis dari kelompok Setara untuk Demokrasi dan Perdamaian.
Perda No 12 /2009 itu berisi tata nilai kehidupan masyarakat yang berlandaskan ajaran agama Islam dan bertujuan mengendalikan 15 'perilaku tidak terpuji' antara lain korupsi, perzinahan, homoseksualitas, perdukunan dan premanisme.
"Pertanyaannya adalah orientasi politik atau ideologi pejabat, apakah mereka masih tetap konsisten untuk perjuangkan Pancasila sebagai landasan hidup bersama atau apakah mereka secara diam-diam mencoba untuk mendorong ideologi lain di luar ideologi yang kita sepakati bersama," kata Bonar.
Menurut Bonar, ada upaya gerilya untuk menelurkan sejumlah peraturan daerah yang bertentangan dengan prinsip bersama bangsa Indonesia.
"Dan celakanya dengan alasan otonomi daerah atau demokrasi lokal, hal itu didiamkan oleh pemerintah pusat yang seakan tidak berdaya untuk melihat kecenderungan ini," kata dia lagi.
Berdasarkan data Setara, saat ini di Indonesia terdapat 154 Perda tentang syariah yang tersebar di 76 daerah tingkat dua.
"Perda-perda itu belum dibatalkan oleh pemerintah pusat dan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa perlahan-lahan ada proses disintegrasi di Indonesia tetapi kewaspadaan pejabat dan publik tidak ada serta tidak peka," kata Bonar.
Pertengahan Juni Kementerian Dalam Negeri memanggil perwakilan pemkot Tasikmalaya ke Jakarta untuk dimintai keterangan mengenai perda tersebut, tetapi hingga saat ini belum ada kejelasan apakah perda tersebut jadi diterapkan atau dibatalkan.
"Jika peraturan itu membawa kebaikan bagi warga, maka tidak masalah apakah itu berdasar Islam atau bukan, tapi ada tidak salah juga kalau pemerintah sekalian menjelaskan alasan kenapa peraturan itu dibuat," kata seorang warga Tasikmalaya, Rina Komala pada BBC.
Kebebasan berekspresi
Indonesia menjadi sorotan dunia internasional ketika sejumlah kelompok masyarakat turun jalan memprotes rencana konser Lady Gaga. Organisasi masyarakat Forum Pembela Islam (FPI), salah satu kelompok yang paling lantang menyuarakan penolakan itu, secara terbuka mengumumkan telah membeli ratusan tiket konser dan menegaskan "akan mengacaukan konser" jika polisi tetap mengizinkan konser berjalan.
Ketua DPP FPI Jakarta Salim Assegaf dalam wawancara dengan BBC Juni lalu mengatakan penolakan itu berdasarkan keyakinan bahwa Lady Gaga menganut ajaran sesat.
"Ia memuja setan dan pakaiannya juga tidak sopan," kata Assegaf saat itu.
Ketua DPD FPI Jakarta Habib Salim Alatas pekan lalu mengatakan pada BBC bahwa mereka tidak menginginkan Lady Gaga karena ia adalah pemuja setan dan juga karena busananya dinilai tidak mengikuti norma kesopanan.
Pada 3 Juni, hari ketika konser tersebut dijadwalkan digelar, belasan penggemar Lady Gaga atau kerap disebut Little Monster, menggelar unjuk rasa di depan Istana Merdeka mengecam pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dianggap gagal melindungi terlaksananya konser artis asal AS itu.
Dengan diiringi sejumlah lagu Lady Gaga seperti Born This Way dan Judas, mereka menari dengan gaya khas mereka sambil mengacungkan poster kecaman atas pembatalan konser Lady Gaga.
"Kami ingin menari dan menyanyi bersama-sama sebagai hadiah untuk Pak Susilo Yudhoyono, kita ingin menunjukan kepada dia kalau fans Lady Gaga banyak, seharusnya kepolisian bisa merespon positif konser ini... tapi karena ketidaksiapan kepolisian maka pihak Lady Gaga membatalkan konser ini dan kami kecewa," kata Anggiat Sihombing.
"Biar presiden denger kalau Lady Gaga pantas konser di Jakarta, dan kenapa di negara lain bisa meskipun ada kontroversi," kata Valerie Agnes, penggemar Lady Gaga lainnya.
Sejumlah penggemar Lady Gaga lainnya dalam kesempatan aksi itu juga mengecam ketidak beranian pemerintah dalam menghadapi tekanan kelompok agama yang tidak setuju dengan konser tersebut.
Intimidasi pada minoritas
Sorotan terhadap isu ini mulai mengemuka ketika terjadi serangan terhadap komunitas Ahmadiyah di Cikeusik, Banten, yang menewaskan tiga orang dan melukai belasan orang lainnya oleh ribuan orang yang mengaku berasal dari berbagai kelompok massa.
Ahmadiyah adalah gerakan keagamaan Islam yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908) pada tahun 1889, di sebuah kota kecil yang bernama Qadian di negara bagian Punjab, India. Mirza Ghulam Ahmad mengaku sebagai Mujaddid, al Masih dan al Mahdi.
Pada 1930, pengikut kelompok ini membentuk organisasi bernama Gerakan Ahmadiyah Indonesia. Pada 2008, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Bersama, yang memerintahkan kepada penganut Ahmadiyah untuk menghentikan kegiatannya yang bertentangan dengan Islam.
Salah satu kelompok massa yang gigih menyuarakan penolakan terhadap Ahmadiyah adalah Forum Pembela Islam (FPI).
Ketua DPP FPI Habib Salim Assegaf mengatakan pada BBC Indonesia bahwa FPI memiliki alasan kuat.
"Ahmadiyah itu bukan Islam, titik. Dan dia [Ahmadiyah] jangan membawa-bawa Islam," kata Assegaf.
Toleransi meluntur?
Dengan berbagai aksi massa menolak hal-hal yang bertentangan dengan prinsip Islam, FPI dicap sebagai organisasi fundamentalis yang mempromosikan intoleransi.
"FPI tidak toleran? itu salah, kami sangat toleran. Kami hanya menegakkan amar maruf nahi munkar, FPI ga melakukan tindak kriminal. FPI ga ada yang jual narkoba, ga ada yang bunuh orang, atau jadi teroris," kata Assegaf.
Namun Setara memandang peran ormas seperti FPI dalam opini berbeda.
"Dalam banyak kasus-kasus intoleransi, keterlibatan mereka tidak bisa diabaikan. Malah dalam beberapa kasus kita menemukan mereka yang menjadi aktor utama.adi actor utama. Kalau masyarakat Indonesia sendiri tidak mempermasalahkan. Misalnya pendirian rumah ibadah, masyarakat setempat bisa menerima atau mengakomodir tapi justru kelompok-kelompok dari luar yang memprovokasi," kata Bonar.
Setara menghimbau pemerintah agar peka dan gigih mencari jalan keluar untuk mengakomodir perbedaan di masyarakat dan mencegah semakin luruhnya sikap toleransi bangsa.
"Tapi jika mengatakan masyarakat Indonesia sudah tidak toleran lagi, hal itu masih terlalu dini. Tapi mungkin bisa kita sebut sebagai adanya indikasi bahwa toleransi mulai meluntur atau terkikis, tapi yang jelas dalam hal ini mengikisnya toleransi disebagkan kurangnya tindakan atau upaya pemerintah untuk mencegah kecenderungan ini," kata Bonar.
Ia mengatakan pemerintah bahkan dapat dikatakan absen dalam hal ini dan Ahanya sekedar menjaga keamanan agar tidak terjadi bentrokan fisik. Setara memandang pemerintah justru mendorong agar kelompok keagamaan itu sendiri yang memecahkan persoalannya.
"Padahal jelas jika menyangkut kebebasan beragama itu adalah kewajiban negara atau pemerintah," kata dia.


Ratusan Umat Islam Jaga Gereja Saat Kebaktian


Orang-orang berkumpul di luar sebuah gereja di Lahore, Pakistan, untuk menyatakan solidaritas antara umat beragama menyusul meningkatkan serangan terhadap kaum minoritas di negara itu | Tribune
Sekitar 200-300 orang bergandengan tangan membentuk sebuah rantai manusia di luar Gereja St Anthony di Empress Road, Lahore, Pakistan, Minggu (6/10/2013). Mereka hendak menunjukkan solidaritas bagi korban serangan terhadap gereja di Peshawar dua minggu sebelumnya, yang mengakibatkan lebih dari 100 orang tewas. Serangan bom bunuh diri kembar di Gereja All Saints itu terjadi setelah kebaktian hari Minggu berakhir dan diyakini merupakan serangan paling mematikan di Pakistan terhadap orang-orang Kristen.

Orang-orang itu berdiri di halaman kecil Gereja St Anthony ketika Mufti Mohammad Farooq menyampaikan khotbah yang mengutip beberapa ayat Al Quran yang mengajarkan toleransi dan menghormati orang dengan keyakinan lain. Pastor Nasir Gulfam melangkah tepat di sampingnya setelah melakukan kebaktian selama dua jam pada hari Minggu itu di dalam gereja tersebut. Kedua orang itu berdiri bergandengan tangan sebagai bagian dari rantai manusia yang dibentuk di luar gereja. Aksi itu bukan hanya untuk menunjukkan solidaritas, tetapi juga untuk mengirim pesan, "Satu Bangsa, Satu Darah".


TribuneAksi rantai manusia bukan hanya untuk menunjukkan solidaritas, tetapi juga untuk mengirim pesan, "Satu Bangsa, Satu Darah"
Aksi itu merupakan bagian dari upaya untuk menyadarkan masyarakat luas. Pembentukan rantai manusia itu merupakan peristiwa kedua setelah hal serupa diselenggarakan di Karachi pada pekan sebelumnya di luar Katedral St Patrick oleh sebuah organisasi bernama Pakistan Untuk Semua, yang merupakan kumpulan warga yang prihatin dengan meningkatnya serangan terhadap minoritas.

"Teroris menunjukkan kepada kami apa yang mereka lakukan pada hari Minggu. Di sini kami menunjukkan kepada mereka apa yang kami lakukan pada hari Minggu. Kami bersatu," kata Mohammad Nasir Jibran, penyelenggara yang menyerukan ajakan untuk acara itu di media sosial, sebagaimana dikutip media Pakistan, Tribune.com.pk.


TribuneAksi pembentukan rantai manusia juga telah dilakukan Karachi.
Ia terbang dari Karachi untuk membentuk rantai manusia itu. Nasir dan kelompoknya tampil untuk menganjurkan perlunya kerukunan antaragama. "Saya tidak melihat alasan mengapa para politisi dan pemimpin kami tidak keluar dari rumah mereka, meninggalkan kemewahan rumah aman mereka dan berdiri dalam solidaritas bersama orang-orang biasa," katanya.

Mariam Tariq yang menghadiri kebaktian bersama putrinya kemudian bergabung dalam rantai manusia itu. "Kami telah kehilangan begitu banyak orang yang kami cintai selama beberapa tahun terakhir," kata Tariq sambil menangis haru.
Sumber : Tribune

Peneliti Klaim Temukan Makhluk Hidup di Mars


detail berita
Peneliti Klaim Temukan Makhluk Hidup di Mars
 (Foto: Cbsnews)
CALIFORNIA - Ilmuwan telah mempelajari bagaimana mikroba bisa bertahan dalam kondisi suhu rendah. Ilmuwan juga mempelajari bagaimana mikroba merespon stres dan kondisi kerusakan.
 Dilansir Tgdaily, Senin (14/10/2013), penelitian baru yang didanai NASA memungkinkan ilmuwan untuk mempelajari mikroba dalam es. Peneliti di Department of Biological Sciences LSU mencari tahu bagaimana mikroorganisme bisa bertahan hidup di permafrost atau lapisan es abadi.
 Bahkan, dengan penelitian ini bisa mengarah pada kemungkinan mikroba yang bersembunyi dalam es di Mars. Brent Christner, profesor ilmu biologi dan timnya baru-baru ini mengungkap tentang perbaikan DNA pada mikroba yang terjebak dalam es.
 Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology. Peneliti berfokus pada analisis DNA, molekul keturunan yang mengkode instruksi genetik yang digunakan dalam pengembangan dan fungsi dari semua organisme.
 "Mikroba terdiri dari makromolekul yang jika beku, terkena pembusukan. Kita tahu dari berbagai reaksi spontan yang mengakibatkan kerusakan DNA," tutur peneliti.
 Jenis terburuk kerusakan dikenal sebagai 'double-stranded break', di mana DNA mikroba dibelah menjadi dua bagian terpisah. Untuk membuat kromosom berfungsi, maka dua bagian terpisah itu harus dimasukkan kembali secara bersama-sama.
 Christner mengatakan, kerusakan semacam ini dapat dihindari jika sel-sel tetap beku dalam lapisan es selama ribuan tahun. "Bayangkan bila mikroba dalam es untuk waktu yang lama dan DNA ini secara progresif terpotong-potong. Nantinya akan sampai pada titik saat DNA mikroba menjadi begitu rusak dan tidak lagi menjadi molekul penyimpan informasi yang layak. Apa yang tersisa adalah mayat," jelas peneliti.
 Oleh karena itu, mikroba yang berada di dalam es di waktu yang lama dianggap mengerikan dan bisa menghilangkan informasi yang berharga bagi peneliti.  Namun, para peneliti mengklaim mampu menghidupkan kembali mikroba yang terkubur dalam es.
 Mikroba yang terkubur dalam es ini hingga berusia ratusan ribu hingga jutaan tahun. Pada percobaan yang dilakukan Christner, dirinya mengungkap bisa menghidupkan kembali beberapa jenis bakteri yang ada di bagian bawah es Guliya di dataran tinggi Qinghan-Tibet, China Barat. Es tersebut berusia 750 ribu tahun.
 Penelitian ini diharapkan bisa mengungkap apakah di Mars benar-benar memiliki potensi munculnya kehidupan melalui temuan mikroba. (ahl)
SUMBER: http://techno.okezone.com/read/2013/10/14/56/881542/peneliti-klaim-temukan-makhluk-hidup-di-mars


Usamah Bin Ladin tertarik ajaran Yesus



Usamah Bin Ladin tertarik ajaran Yesus
Mendiang pemimpin Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin. (the Zimbabwe Guardian)
Mendiang pemimpin Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, selama ini terkenal karena seruan jihadnya kepada negara-negara Barat yang dianggap kafir. Dia juga dinilai muslim yang taat oleh pengikut dan pengagumnya. Sehingga mengejutkan saat militer Pakistan yang sedang menghancurkan kediamannya sejak pekan lalu menemukan Injil di reruntuhan rumah itu.

Surat kabar the Express Tribune melaporkan, Kamis (1/3), tim peledak mendadak menemukan dua buah Injil edisi bahasa Inggris di ruang pribadi Bin Ladin di Kota Abbottabad. Pada kedua Injil itu terdapat banyak coretan yang menandakan dia rutin membacanya. Kitab suci umat Kristen itu sedang diteliti dinas rahasia Pakistan.

Spekulasi merebak akibat temuan itu. Seorang pengamat intelijen Pakistan yang tidak disebut namanya menilai ada kemungkinan Bin Ladin memang tertarik mendalami ajaran Kristen. Motifnya untuk membenarkan seruan jihadnya dengan mencari kelemahan ajaran Yesus itu.

Menurut sumber lain, Injil itu digunakan sebagai alat komunikasi rahasia. Ayat-ayat yang ditandai Bin Ladin disinyalir kode-kode yang hanya bisa dipahami anggota Al-Qaidah.

Pemimpin Al-Qaidah itu ditembak mati oleh tentara Amerika Serikat, Mei tahun lalu. Bangunan yang menjadi persembunyiannya sejak lima tahun terakhir itu terletak di utara Ibu Kota Islamabad, Pakistan.

Penghancuran rumah Bin Ladin ini dilakukan karena reruntuhannya terus menarik perhatian masyarakat, terutama para pengagum Bin Ladin. Militer Pakistan khawatir timbul ancaman keamanan karena Abbottabad berdekatan dengan beberapa fasilitas penting militer Pakistan.

Kebenaran di balik Injil Yudas terbongkar sudah


Kebenaran di balik Injil Yudas terbongkar sudah


 Selembar Injil yang telah lama hilang memuat sebuah cerita Yudas Iskariot, salah satu murid Yesus, ternyata mengubah pandangan yang ada selama ini terhadapnya.
Seperti yang dilansir oleh Live Science (8/4), dalam Injil dengan bahasa Koptik terfragmentasi menyebutkan bagaimana kisah Yudas selama hidupnya. Anehnya, dalam Injil ini diperlihatkan bahwa Yudas bukanlah murid pengkhianat yang selama ini diketahui umat Nasrani.
Dari pecahan Injil ini, tertulis bagaimana Yudas sebenarnya menyerahkan Yesus hingga akhirnya disalib oleh Bangsa Romawi. Dituliskan, bukan uang yang menjadi tujuannya, namun murni karena keinginan Yesus yang ingin meninggalkan jasad-Nya.
Kesimpulan seperti ini sendiri didapatkan para ahli setelah pada 2006 mereka berhasil menemukan adanya goresan tinta tersembunyi di dalam sebuah dokumen kuno. Setelah dilakukan beberapa percobaan, akhirnya diketahui bahwa dokumen kuno ini adalah Injil Yudas yang sudah lama hilang.
Untuk meyakinkannya, beberapa data pun coba diambil untuk mencari kecocokan antara dokumen ini dengan Injil Yudas yang hilang ini. Hasilnya, berdasarkan penelitian uji karbon, gaya bahasa, dan analisis naskah, kemudian dipastikan bahwa ini adalah Injil Yudas yang hilang tersebut.
Injil Yudas sendiri selama ini dianggap sebagai buah karya dari kelompok Kristen Gnostik. Kelompok ini sendiri dianggap melenceng dari ajaran Kekristenan karena mencampuradukkan berbagai ajaran agama.
Karena dianggap sesat inilah Injil Yudas ini tidak bisa berkembang. Tercatat keberadaannya terakhir kali ada di abad ke-2 Masehi.

Monday, October 14, 2013

Paus Fransiskus : Tuhan Bukan Katolik, Tuhan Adalah Universal



Reformasi didalam tubuh Vatikan nampaknya terus bergulir dalam era kepemimpinan Paus Fransiskus. Bukan hanya para pejabatnya saja, namun nilai-nilai tradisi yang selama ini dijaga sejak lama mengalami proses perubahan yang meletakkan dasar kebersamaan secara manusiawi.

Hal ini terkemuka dalam pernyataan mengejutkan yang diutarakan Paus Fransiskus mengenai kepercayaannya kepada Tuhan, ketika diwawancarai harian terbitan Italia,La Repubblica. "Saya percaya akan Tuhan, tetapi bukan (kepada) Tuhan Katolik," kata Paus.

Paus asal Argentina itupun mengelaborasi lagi pernyataannya tersebut secara spesifik. Dirinya menjelaskan bahwa sebagai pemimpin umat Katolik, dia memercayai Tuhan dan Yesus Kristus sebagai inkarnasi Tuhan. "Tuhan bukan Katolik. Tuhan adalah universal, dan kita adalah umat Katolik karena cara kita memuja Dia."

"Yesus adalah guru dan pemimpin saya. Tetapi Tuhan, Bapa, adalah cahaya dan Sang Pencipta. Itulah yang saya yakini. Apakah menurut Anda keyakinan kita jauh berbeda?" tanya Paus kepada sang pewawancara yang tak lain adalah pendiri dan mantan editor harian La Repubblica, Eugenio Scalfari.

Dirinya juga menambahkan bahwa dia tak selalu sepakat dengan apa yang selama ini menjadi standar Gereja Katolik. "Pandangan Vatikan sentris telah mengabaikan dunia di sekitar kita. Saya tak sepakat dengan cara ini, dan saya akan lakukan apa pun untuk mengubahnya," katanya menegaskan.
Sejak pertama kali menjabat sebagai Paus, Fransiskus kerap melakukan langkah yang cukup berani dan diluar dari kebiasaan Vatikan. Meski mendapat banyak kritikan tajam, namun Paus Fransiskus tetap meyakini bahwa jalan pelayanannya adalah tak terbatas pada apapun dan fokus pada kebersamaan juga pelayanan penuh terhadap sesame tanpa membeda-bedakan.
Paus Fransiskus : Tuhan Bukan Katolik, Tuhan Adalah Universal 

Koin Vatikan Salah Tulis 'Jesus' Jadi 'Lesus'



Lebih dari 6000 koin medali yang dicetak untuk memperingati tahun pertama kepemimpinan Paus Fransiskus di Vatikan terpaksa ditarik kembali. Pasalnya terjadi kesalahan penulisan nama Yesus.
Penulisan salah tersebut terletak pada kalimat penting awal panggilan Paus Fransiskus atau Jorge Mario Bergoglio menjadi seorang kepala imam, yang bertuliskan: "Vidit ergo Jesus publicanum et quai miserando atque eligendo vidit, ait illi sequere me". Kata yang seharusnya ditulis "Jesus" ternyata ditulis dengan "Lesus".
Akibatnya seluruh medali emas, perak maupun perunggu yang hendak dijual sejak Selasa (8/10) kemarin, terpaksa ditarik kembali. Sementara di sisi lain dari medali yang diproduksi oleh Italian State Mint ini, tidak tampak adanya kesalahan pencetakan dalam tulisan "Franciscus Pont. Max. An. I." dengan gambar Paus Fransiskus yang ditampilkan di depannya.
Sebagai manusia, wajar bila kadang kala melakukan kesilapan atau kesalahan sebab tak ada manusia yang selalu dapat melakukan kesempurnaan, terlepas dari motif lain yang mendasarinya.  
Koin Vatikan Salah Tulis

Paus Fransiskus Disebut Sebagai Sahabat Dunia Islam

Langkah Paus Fransiskus yang mengajak umat Katholik untuk lebih peduli dan memberikan pelayanan kepada dunia luar mendapat banyak apresiasi. Terutama ajakannya untuk selalu merangkul umat Muslim sebagai wujud toleransi dan keberagaman sebagai umat manusia.

Ajakan Paus tersebut dianggap positif oleh ulama asal Amerika Serikat (AS), Imam Mohamad Bashar yang memberi pujian kepada Fransiskus dan menyebutnya sebagai sahabat dunia Islam. "Paus Fransiskus berkontribursi besar bagi perdamaian dunia. Dia mendorong masyarakat dunia untuk saling memahami," kata Bashar, Kamis (10/10).

Pemimpin organisasi Islam berbasis di Negara Bagian Maryland yang terkenal karena mendorong toleransi beragama di AS itu menyebut Fransiskus selalu tepat waktu dalam menyampaiakan pesan perdamaiannya. "Paus Fransiskus mengatakan hal yang tepat di kesempatan yang tepat," lanjutnya.
Meski banyak mendapat cibiran dan tentangan dari dalam sendiri, pemimpin tertinggi Vatikan itu tetap konsisten dengan gaya perubahannya yang tidak terikat dengan nilai tradisi yang mengikat dan mengungkung.

Paus Fransiskus Disebut Sebagai Sahabat Dunia Islam









Sumber : Okezone

Sekolah Pakistan Ajarkan Murid untuk Bunuh Orang Kristen

Beberapa buku pelajaran di sekolah Pakistan kini berisi pesan mengerikan bahwa jika ingin menjadi martir (mati syahid), seseorang harus membunuh orang Kristen.

Menurut laporan yang disusun oleh Middle East media Research Institute (MEMRI), banyak buku pelajaran di Pakistan yang mengusung trend Muslim dan mempromosikan kebencian serta jihad di kalangan murid-murid sekolah dasar (SD). Kaum non-Muslim Pakistan juga diwajibkan belajar dari buku-buku tersebut semenjak usia muda.

"Selama sejarah Pakistan, sejak negara ini berdiri pada 1947, suara kebencian terhadap kaum non-Muslim telah menjadi fenomena yang normal di masyarakat Pakistan," demikian isi laporan.

Dalam laporan itu juga disebutkan, kelompok-kelompok Muslim Pakistan tengah melancarkan "serangan" melawan non-Muslim serta beberapa aliran Muslim seperti Ahmadiyah dan Syiah, yang dianggap sebagai "bukan Muslim sesungguhnya".

Menurut laporan, perlawanan antaragama ini merebak lantaran media nasional dan independen, serta pemerintah dan pemimpin agama telah mengesahkan kebencian terhadap agama minoritas. Tak heran jika gelombang penganiayaan terhadap Kristen Pakistan, Hindu, Muslim Syiah dan Ahmadiyah bermunculan di penjuru Pakistan.

Sejumlah pihak juga mengklaim bahwa anak-anak telah dipaksa untuk pindah agama ke Islam saat mereka duduk di bangku sekolah.

Uskup Agung Karachi, Joseph Coats mengiyakan keadaan tersebut. Menurut uskup yang juga mengepalai Dewan Uskup Pakistan ini, banyak murid sekolah yang berada dalam tekanan untuk pindah agama ke Islam, terutama mereka yang masih muda.

"Kehidupan sehari-hari kaum agama minoritas di Pakistan ditandai dengan kemelaratan, ketidakadilan, dan diskriminasi. Dalam buku sekolah, kaum non-Muslim dikenal sebagai warganegara kelas dua. Para guru berulangkali meminta siswa-siswinya untuk menulis karangan seperti: "tuliskan sebuah surat kepada temanmu untuk mendorong dia agar pindah ke Islam"," kata Uskup Joseph kepada agen berita Italia, AKI.
Aniaya terhadap pengikut Kristus merupakan hal yang telah diperingatkan oleh Yesus sejak duaribu tahun lalu. "Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku," demikian kata Yesus di Lukas 21:12.
Puji syukur kepada-Nya, kita tetap mendapatkan penghiburan dan penguatan melalui Dia. "Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." (Matius 5:10-12)

Kristen Malaysia Dilarang Pakai Kata "Allah"!!!!!!



Pengadilan Malaysia hari Senin (14/10) memutuskan bahwa kelompok minoritas Kristen tidak boleh menggunakan kata “Allah” untuk merujuk kepada Tuhan, sebuah keputusan yang menandai ketegangan agama di negeri itu.
Keputusan itu bulat diambil oleh tiga hakim di pengadilan banding Malaysia, untuk membatalkan keputusan pengadilan yang lebih rendah yang memperbolehkan tabloid mingguan berbahasa Melayu yakni The Herald, untuk menggunakan kata Allah – yang disebut oleh banyak orang Kristen di Malaysia telah dipakai selama berabad-abad.
“Penggunaan kata Allah bukan merupakan bagian integral dari iman dalam agama Kristen,” kata hakim ketua Mohamed Apandi Ali di pengadilan.  "Penggunaan kata itu akan menimbulkan kebingungan di masyarakat.”
Ketegangan antar Agama
Keputusan itu diambil bertepatan dengan ketegangan yang meninggi dalam hubungan antar etnis dan agama di Malaysia setelah pemilihan umum yang mempolarisasi masyarakat, di mana koalisi pemerintah yang berkuasa ditinggalkan oleh pemilih perkotaan, terutama dari etnik Cina.
Beberapa bulan terakhir, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berupaya menggalang dukungan di antara etnis mayoritas Melayu Muslim, untuk mengamankan dukungan tradisional dari kelompok terbesar itu.
Pemerintahan barunya –didominasi kelompok Melayu dari United
Malays National Organisation UMNO– telah memperketat undang-undang keamanan dan mengajukan sejumlah langkah untuk memperkuat kebijakan affirmative action bagi etnis Malayu yang telah diberlakukan selama beberapa dekade. Sebuah langkah yang akan membalikkan reformasi liberal yang bertujuan menarik kelompok yang lebih luas di negara multietnik tersebut.
Dalam kasus sengketa mengenai penamaan Tuhan ini, pemerintah berpendapat bahwa kata “Allah“ hanya boleh dipakai kelompok Muslim dan bahwa keputusan Menteri Dalam Negeri Malaysia pada 2008 yang menolak memberikan izin kepada harian Katolik itu untuk menggunakan nama “Allah” dianggap benar atas dasar ketertiban publik.
Sekitar 200 orang dari kelompok Muslim yang berada di luar pengadilan di Putrajaya, menyambut keputusan itu dengan teriakan “Allahu Akbar”.
“Sebagai seorang Muslim, membela penggunaan istilah Allah termasuk jihad. Itu tugas saya untuk mempertahankannya,” kata Jefrizal
Ahmad Jaafar, 39 tahun.
Hak Minoritas
Pengacara surat kabar Katolik itu berargumen bahwa kata Allah telah dipakai sebelum Islam dan telah digunakan secara luas oleh kelompok Kristen dan Katolik di negeri itu.
Mereka keberatan atas keputusan ini dan akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung Malaysia.
“Bangsa ini harus melindungi dan menjamin hak-hak kelompok minoritas,“ kata Pastur Lawrence Andrew, pendiri sekaligus editor The Herald. “Tuhan adalah bagian integral dari semua agama.”
Kelompok Kristen di Indonesia dan banyak negara Arab hingga hari ini menggunakan kata ”Allah“ dan tidak mendapat tentangan dari otoritas Islam. Gereja-gereja di negara bagian Borneo yakni Sabah dan Sarawak telah menegaskan bahwa mereka akan tetap menggunakan kata itu, meski ada larangan dari pengadilan.
   

Umat Kristen Ortodoks Peringati 1.700 Tahun Fatwa Toleransi

Para pemimpin gereja menyerukan lebih banyak kebebasan beragama dan rekonsiliasi, serta pembebasan para uskup yang diculik di Suriah.
Seorang biarawati mengambil gambar di tengah umat yang merayakan 1.700 tahun Fatwa Milan, atau fatwa toleransi umat Kristen, di kota Nis, Serbia (6/10). (Reuters/Marko Djurica)

NIS, SERBIA — Delapan pemimpin kelompok Kristen Ortodoks, petinggi-petinggi agama lain, politisi dan ribuan lainnya berkumpul di kota Nis, Serbia, Minggu (6/10), untuk memperingati Fatwa Milan mengenai toleransi untuk kelompok Kristen di Kekaisaran Romawi pada 1.700 tahun yang lalu.

Paus Fransiskus dari Gereja Katolik Roma tidak hadir pada liturgi tersebut, mencerminkan perpecahan antara dua kelompok Kristen utama tersebut, meski ada langkah-langkah dari keduanya menuju rekonsiliasi dan dialog.

Sementara itu, Gereja Katolik juga memperingati fatwa yang sama dalam sebuah misa di Nis bulan lalu, dipimpin oleh Kardinal Milan, Angelo Scola.

Kota Nis, 200 kilometer dari Belgrad, terpilih sebagai tempat perayaan karena kaisar Konstantin Agung, yang memproklamirkan toleransi beragama, lahir di kota Romawi yang dulunya bernama Naissus itu pada tahun 272.

Pemimpin kelompok Ekumenis, Bartholomew, diapit oleh pemimpin-pemimpin Theofilos Yerusalem, Kiril Rusia, Irinej Serbia, dan mitra-mitra mereka dari Albania, Siprus, Polandia, Slovakia dan gereja-gereja Ortodoks yang lebih kecil lainnya, saat ia menyerukan lebih banyak kebebasan beragama dan rekonsiliasi.

“Banyak orang Kristen yang dianiaya di Timur Tengah, Suriah, Mesir, Irak dan Nigeria serta tempat-tempat lain, hanya karena perkataan Tuhan dan kesaksian Yesus,” ujarnya.

Ia mendesak pembebasan Uskup Ortodoks Suriah Yohanna Ibrahim dan Uskup Ortodoks Yunani Paul Yazigi, yang diculik April lalu selama pertempuran di Aleppo, Suriah. Pemerintah Suriah telah menyalahkan kelompok pemberontak, yang telah menyangkal tuduhan tersebut. (Reuters)


Rumah Kaum Elite Zaman Yesus Ditemukan


Reruntuhan kolam untuk ritual pembersihan di dalam bangunan rumah imam Yahudi. | BBC

Para arkeolog menemukan sisa-sisa bangunan rumah berusia kira-kira 2.000 tahun di kawasan gunung Zion, Jerusalem, yang diharapkan dapat menjelaskan kehidupan orang-orang kaya di zaman Yesus Kristus.

Temuan artefak dan petunjuk lain menunjukkan bahwa rumah tersebut milik keluarga kaya Yahudi selama periode awal pendudukan kekaisaran Romawi, kata para peneliti.

Seperti diberitakan situs Livescience, di dalam reruntuhan bangunan yang terletak di dekat situs terkenal kerajaan Herodes, tim arkeolog menemukan ruangan kamar mandi dan cangkang siput laut yang digunakan untuk membuat cairan pewarna.

"Jika reruntuhan rumah ini merupakan kediaman orang kaya Yahudi pada abad pertama, bukan hanya dapat menjelaskan bagaimana kehidupan kaum kaya saat itu, melainkan juga dapat menjelaskan sosok Yesus itu sendiri," kata James Tabor, pimpinan tim penggalian, dalam sebuah pernyataan.

Menurut Tabor, yang merupakan ahli sejarah Kristen awal, "Yesus mengkritik gaya hidup kelas elite ini. Dia berbicara tentang pakaian, jubah panjang, dan perhiasan mereka, dan mengolok-oloknya. Jadi, kita mendapatkan informasi tambahan sehingga lebih bisa memahami seperti apa kehidupan orang kaya saat itu."

James Tabor menambahkan, temuan arkeologi ini dapat memperkaya pengetahuan tentang kehidupan kelas elite Jerusalem, yang selama ini hanya diperoleh dari Alkitab serta teks-teks yang ditulis oleh pemuka agama Yahudi.

Tidak jauh dari situs arkeologi kamar mandi itu, tim peneliti sebelumnya menemukan reruntuhan kolam yang dulu diduga digunakan untuk ritual pembersihan.

Milik para imam Yahudi

Para ahli mengatakan, penemuan sisa-sisa bangunan kamar mandi dan kolam tersebut membuktikan bahwa bangunan itu kemungkinan milik kaum elite kaya dan para imam Yahudi.

"Saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa orang-orang yang membuat kamar mandi, mungkin saja merupakan orang yang sama yang membuat kolam tersebut," kata arkeolog Shimon Gibson.

Temuan penting lainnya adalah berupa cangkang siput laut yang digunakan untuk membuat cairan pewarna. Ini merupakan sumber pewarna ungu yang dikenal sangat berharga dan mahal saat itu.

Para peneliti berspekulasi bahwa para imam Yahudi saat itu kemungkinan ikut terlibat dalam industri pemasok cangkang siput laut untuk mewarnai pakaian milik orang kaya di Jerusalem, di zaman tersebut.

Tim arkeolog mengharapkan, penelitian ini akan dilanjutkan pada 2014 dan 2015 nanti. Setelah proses penelitian berakhir, masyarakat dapat melihat langsung situs bersejarah yang diperkirakan berusia 2.000 tahun itu.
Sumber : BBC Indonesia

Sunday, October 13, 2013

10 gunung pahatan terunik

Berikut 10 Pahatan Gunung Batu Terunik di Dunia :


1. The Fortress of Brest (Brest, Belarusia)


The Fortress of Brest adalah monumen perang kedua terbesar di Uni Soviet. Terletak di kota Brest Belarus. Patung ini merupakan penghargaan untuk "keberanian" bertahan yang terkenal saat melawan Jerman yang menyerang Uni Soviet selama hari-hari pertama Perang Dunia II. Ukurannya sangat mengesankan dan bentuknya menampilkan ketangguhan.

2. Mount Rushmore National Memorial ( South Dakota, Amerika Serikat)


Mount Rushmore National Memorial merupakan patung granit yang diukir mejadi sebuah wajah di Gunung Rushmore dekat Keystone, South Dakota, Amerika Serikat. Dipahat oleh Gutzon Borglum dan kemudian oleh anaknya Lincoln Borglum, Gunung Rushmore setinggi 60-kaki (18 m) berbentuk patung dari kepala mantan presiden Amerika Serikat George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt dan Abraham Lincoln. Seluruh memorial meliputi 1,278.45 hektar (5,17 km2) dan 5.725 kaki (1.745 m) di atas permukaan laut.

3. The Confederate Memorial Carving (Amerika Serikat)
 


Stone Mountain Park memiliki patung relief tinggi terbesar di dunia, The Confederate Memorial Carving. Pahatan tersebut untuk menghormati 3 pahlawan Konfederasi Perang Sipil, Presiden Jefferson Davis dan Jenderal Robert E. Lee dan Thomas J. "Stonewall" Jackson. Seluruh Permukaan yang diukir seluas 3 hektar, lebih besar dari lapangan sepak bola. Ukiran dari 3 orang ini 400 kaki di atas tanah, seluas 90 sampai 190 kaki, dan tersembunyi 42 kaki ke gunung. Titik terdalam dari ukiran yang berada di siku Lee, yaitu 12 kaki ke permukaan gunung.

4. The Bust of Ataturk (Buca, Turki)



Sebuah patung raksasa The Bust of Ataturk, pendiri Republik Turki, sedang dibangun di Buca, pinggiran kota pelabuhan Aegean dari Izmir, Turki barat.

5. The Matreiya Buddha (Gansu, China)
 


Terletak di Perbukitan Jishi 35 kilometer (22 mil) barat daya desa Yongjing, Provinsi Gansu. Gua Bingling Thousand Buddha adalah kekayaan budaya dari Jalur Sutra. Yang terbesar dari patung-patung, The Matreiya Buddha, berdiri hampir setinggi 100 kaki (27 meter).

6. Petra (Yordania)



Petra adalah kota bersejarah dan arkeologi di Yordania yang memiliki arsitektur potong batu. Didirikan sekitar abad ke-6 SM sebagai ibu kota Nabataeans. Ini adalah simbol Yordania serta daya tarik wisata yang paling banyak dikunjungi, yang dipilih oleh BBC sebagai salah satu dari "40 tempat yang harus dilihat sebelum anda mati". Situs ini pernah ditampilkan dalam film seperti Indiana Jones dan Transformers.

7. Leshan Giant Buddha (China)



Leshan Giant Buddha adalah patung Maitreya yang sedang dalam posisi duduk. Pada bulan Desember 1996, lokasi Sang Buddha dimasukkan oleh UNESCO dalam daftar situs Warisan Dunia. Dimulai pada tahun 713 di Dinasti Tang, dan selesai pada tahun 803, pengerjaan patung ini membutuhkan lebih dari 90 tahun untuk diselesaikan. Pada waktu awal dibangun, ini adalah patung tertinggi di dunia. Selama tahun ini, ribuan pekerja telah mengeluarkan kemampuan dan harapannya pada proyek ini. Sebagai ukiran batu Buddha terbesar, Leshan Giant Buddha adalah fitur dalam puisi, lagu dan cerita.

8. Crazy Horse Memorial (South Dakota, Amerika Serikat)



Terletak di South Dakota, ukiran besar dari prajurit Lakota Oglala, dengan kudanya ini dimulai oleh Korczak Ziolkowski pada tahun 1948 di Black Hills. Masih dalam pembuatan, sosok ini akan menjadi ukiran terbesar di dunia dengan lebar 641 kaki dan 563 kaki tingginya. Kru gunung The Crazy Horse Memorial menggunakan teknik presisi peledakan untuk secara hati-hati dan aman membuang dan membentuk batu dari gunung.

9. Bamiyan Buddha (Afghanistan)



Patung Buddha Bamiyan yang diukir ke tebing sekitar 500 AD, pada ketinggian 2.500 meter (8.202 kaki). Mereka sengaja dihancurkan dengan dynamite pada tahun 2001 oleh Taliban atas perintah dari pemimpin Mullah Mohammed Omar, setelah pemerintah Taliban menyatakan bahwa patung itu adalah "berhala", yang dilarang di bawah hukum Syariah.

10. Church of St George (Lalibela, Ethiopia)



Gereja St George yang diukir sepenuhnya keluar dari satu blok granit dengan atap yang di atas permukaan tanah di kota kecil Lalibela di Ethiopia dan merupakan salah satu dari 11 gereja yang terbuat dari batu yang dipahat. Gereja-gereja Lalibela tidak dibangun, mereka digali. Setiap gereja diciptakan dengan terlebih dahulu mengukir sebuah parit lebar di keempat sisi batu, kemudian dengan susah payah memahat keluar interior. Gereja terbesar adalah 40 meter, dan tenaga kerja yang terlibat untuk menyelesaikan tugas seperti itu hanyalah dengan menggunakan palu dan pahat.


Bukti Keberadaan Kerajaan Sriwijaya


Bukti keberadaan kerajaan Sriwijaya 
- setelah sebelumnya kita membahas tentang asal usul dari nama kerajaan Sriwijaya serta bukti-bukti sejarah tentang adanya kerajaan Sriwijaya. Dimana kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan yang sudah ada sejak abad ke-7, kekuasaan kerajaan Sriwijaya mencangkup daerah Jawa, Sumatera, Pesisir pulau Kalimantan, Negara Kamboja, Sebagian Malaysia serta Thailand selatan.


Adapun asal usul nama kerajaan Sriwijaya berasal dari bahasa sansekerta, nama Sriwijaya terbagi menjadi dua kata yaitu Sri dan Wijaya. Sri artinya adalah gemilang, sedangkan Wijaya artinya kemenangan. Sehingga makna dari nama kerajaan Sriwijaya adalah   Kemenagan yang gemilang.

Kerajaan Sriwijaya pernah mengalami kejayaan dan juga pernah mengalami kemunduran. Adapu kemunduran dari kerajaan Sriwijaya disebabkan daerah-daerah yang dibawah pengaruh (dikuasai) kerajaan Sriwijaya mulai melakukan pemberontakan-pemberontakan. Sehingga kerena hal tersebut banyak terjadu peperangan yang dialami kerajaan Sriwijaya.

Seperti serangan yang dilakukan oleh raja Dharmawangsa Teguh di jawa pada tahun 990, dan juga serangan Rajendra Chola I dari Koromandel pada tahun 1025. Lalu pada tahun 1183 masehi daerah kekuasaan kerajaan Sriwijaya berada dibawah kendali kerajaan Dharmasraya.  Kerajaan Sriwijaya, yang merupakan kerajaan yang pernah mencapai puncak kejayaannya dengan daerahnya yang sangat luas.

Maka setelah kejatuhan kerajaan Sriwijaya ini, kerajaan ini mulai terlupakan dan bahkan keberadaan tentang kerajaan Sriwijaya ini mulai diketahui setelah dipublikasikan pada tahun 1918. Orang yang mempublikasikan hal tersebut adalah sorang sejarahwan asal Negara Perancis.

Bukti keberadaan kerajaan Sriwijaya

Karena masa lalu kerajaan Sriwijaya yang hampir terlupakan, maka tidak ada bukti sejarah yang cukup lengkap yang mengungkap tentang kerajaan Sriwijaya ini. Sehingga juga tidak ada catatan sejarah yang lebih lanjut tentang kerajaan Sriwijaya ini. Bahkan tidak ada orang Indonesia di jaman modern ini yang mengungkap tentang kerajaan Sriwijaya, orang pertama yang mengungkap tentang Kerajaan Sriwijaya ini yaitu orang asing yang bernama George, sekitar tahun 1920. Dia mempublikasikan penemuannya pada surat kabar yang berbahasa Belanda dan juga berbahasa Indonesia.

Balai Arkeologi  Palembang menemukan sebuah perahu kuno yang diperkirakan sudah ada sejak masa kerajaan Sriwijaya, penemuan tersebut tepatnya terjadi di Desa Sungai Pasir, kecamatan Cengal di daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, provinsi Sumatera Selatan. Tetapi penemuan tersebut tidak menjadi sempurna karena beberapa komponen bagian perahu telah hilang, bahkan sebagian papan perahu tersebut justru dibuat menjadi jembatan.

Adapun perahu ini sendiri dibuat dengan menggunakan teknik pasak kayu dan juga papan ikat yang menggunakan tali ijuk. Cara atau teknik ini sendiri berasal dari Asia Tenggara di masa lampau. Jenis perahu yang semacam ini ditemukan di daerah Pontian, Malaysia, pada abad ke-4 Masehi. Selain perahu para arkeologi juga menemukan alat-alat seperti tembikar, keramik, dan alat kayu.

Pada masanya kerajaan Sriwijaya telah menjadi simbol kebesaran di pulau Sumatera, dan juga kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan besar di Nusantara selain dari Kerajaan Majapahit yang juga kerajaan yang sangat besar. Dan hal ini dijadikan bukti dan referensi oleh kaum nasionalis bahwa sebelum masa kolonialisme Belanda Indonesia merupakan satu kesatuan.

Tuesday, October 8, 2013

Dokter Saraf: Ketindihan Bukan Ditarik Setan, Apalagi Santet



Dokter Saraf: Ketindihan Bukan Ditarik Setan, Apalagi Santet

Jakarta, Terbangun tengah malam tetapi tidak bisa menggerakkan badan sama sekali pasti rasanya panik dan ketakutan. Fenomena ini dibumbui banyak mitos, mulai dari ditindih makhluk halus hingga kena guna-guna atau santet. Apa kata dokter saraf?

Pakar kesehatan tidur yang juga seorang dokter spesialis saraf dari RS Medistra, dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT mengatakan fenomena ini disebut dengan istilah sleep paralysis atau dalam Bahasa Jawa disebut tindihan. Gangguan ini erat hubungannya dengan kesehatan tidur.

"Sleep paralysis adalah bagian dari mimpi yang masuk ke dalam keadaan bangun. Jadi sebagian tubuh masih tidak bekerja. Otot-ototnya masih lemah," terang dr Rima saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis pada Kamis (28/3/2013).

Mitos bahwa tubuh tidak bisa bergerak karena sedang ditindih oleh makhluk halus dibantah oleh dr Rima. Menurutnya sudah sewajarnya otot melemah saat tidur supaya tidak mempraktikkan apa yang sedang diimpikan. Yang mengganggu adalah ketika mata sudah terbangun, otot tubuh masih tidur.

Anggapan bahwa sensasi tindihan harus dilawan agar tidak terseret oleh makhluk halus ke alamnya, juga dibantah oleh dr Rima. Tetap tenang, maka dalam beberapa detik seharusnya tubuh sudah bisa digerakkan lagi. Kadang jika terlalu takut, gejala tindihan bisa malah memburuk.

Jika sleep paralysis atau tindihan terjadi 1-2 kali dalam setahun, hal itu masih dikategorikan wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Baru bisa dicurigai adanya penyakit penyerta jika terjadinya terlalu sering, karena bisa berarti mengalami sleep apnea atau henti napas saat tidur.

"Bisa jadi sleep paralysis sebagai salah satu gejala dari narcolepsy. Narcolepsy ditunjukkan dengan tanda-tanda kalau dia emosi berlebih (bahagia, sedih, marah) bisa tiba-tiba lemas bahkan terjatuh dan juga memiliki halusinasi sebelum atau sesudah tidur," lanjut dr Rima.

Dalam bahasa awam, narcolepsy adalah gangguan kesehatan yang membuat orang mudah sekali tertidur pada waktu-waktu yang tidak terduga. Kadang saat mengalami lonjakan emosi seperti sedih, bahagia atau marah seperti disampaikan dr Rima, seorang penderita narcolepsy akan mendadak lemas dan tertidur.

"Bukan, bukan santet," tegasnya.
sumber:http://health.detik.com/read/2013/03/28/103132/2205902/775/dokter-saraf-ketindihan-bukan-ditarik-setan-apalagi-santet

Friday, October 4, 2013

Kisah Di Balik Nama Candi

1. Candi Prambanan
beingindonesian.com
Berbicara soal Candi Prambanan berarti harus memahami legenda Bandung Bondowoso. Ia adalah orang sakti yang ingin mengawini Puteri Loro Jonggrang, anak Prabu Ratuboko.

Loro Jonggrang tidak mempunyai hati terhadap Raden Bandung Bondowoso. Sebab ayahnya terbunuh di tangan sang Raden. Karena itulah ia mengajukan syarat, bersedia menikah asal Bandung Bondowoso membuat sebuah istana yang berisi seribu arca dalam waktu semalam saja. Konon, Raden Bandung meminta bantuan pasukan jin untuk menyelesaikan tugasnya

Setelah mendengar laporan istana hampir selesai, Puteri Loro Jonggrang memerintahkan para gadis di sekitar Prambanan untuk menumbuk padi dan membakar jerami supaya kelihatan terang pertanda pagi sudah tiba, dan ayampun berkokok bergantian.

 id.wikipedia.org
Mendengar ayam berkokok dan orang menumbuk padi serta di timur kelihatan terang, para jin berhenti membuat candi. Mereka melaporkan pada Raden Bandung Bondowoso bahwa jin tidak bisa meneruskan membuat candi yang kurang satu karena pagi sudah tiba.

Tetapi menurut firasat Raden Bandung, pagi belum tiba. Dipanggillah Putri Loro Jonggrang dan disuruh menghitung candi. Ternyata jumlahnya baru 999 candi, jadi yang belum jadi tinggal satu candi lagi. Sehingga Putri Loro Jonggrak tidak mau dipersunting oleh Raden Bandung.

Karena merasa ditipu dan dipermainkan, Raden Bandung murka dan mengutuk Putri Loro Jonggrang, “Hai Loro Jonggrang, candi kurang satu dan agar genap seribu, engkaulah orangnya”. Aneh bin ajaib, Putri Loro Jonggrang berubah wujud menjadi arca patung batu.
 dewa-krisna.blogspot.com
Legenda ini sangat populer, sehingga penduduk setempat lebih mengenal nama Loro Jonggrang daripada nama Prambanan. Jangan heran, kondektur bus yang menuju tempat wisata ini lebih sering berteriak "Jonggrang...Jonggrang," dan bukan, "Prambanan."

Padahal, nama Candi Prambanan diberikan karena letaknya ada di Desa Prambanan. Lagipula, arca Loro Jonggrang yang ada di candi tersebut sebenarnya menggambarkan Dewi Durga, istri Dewa Siwa.

2. Candi Sari

Tak jauh dari Candi Prambanan, tepatnya di jalan raya Yogyakarta - Solo ada Candi Sari. Mengapa diberi nama demikian? Dulu, saat pertama kali ditemukan, banyak orang terkagum-kagum dengan batu-batu berukir yang jadi bagian dari candi ini.

 kulanuwun.com
Setelah pemugaran selesai, mereka mengibaratkannya dengan kemolekan seorang gadis. Jadinya, sebagai penghormatan pada candi tersebut, diberilah nama Candi Sari. Dalam bahasa Jawa artinya lebih-kurang: Molek.

3. Candi Tikus
en.wikipedia.org
Candi Tikus yang berada di kompleks Trowulan, Jawa Timur diberi nama demikian karena pada awal penemuannya, di sela-sela batu candi yang masih berantakan banyak dijumpai sarang tikus.

4. Candi Asu Sengi
Letak Candi Asu Sengi tidak jauh dari lokasi tempat wisata Candi Gedong Songo yang terletak di dusun Darum desa Candi, Magelang.
kilasbaliknusantara.blogspot.com 
Nama “Asu” berasal dari bahasa jawa yang berarti “Anjing”. Nah, terdapat kekeliruan dengan nama candi ini.  Saat awal ditemukan, situs candi ini belum diberi nama. Namun, di dekat candi ada sebuah arca berbentuk hewan.

Nah, penduduk sekitar menganggap arca itu berwujud anjing, karena itulah diberi nama Candi Asu. Sesungguhnya, arca yang telah hilang dicuri orang tersebut adalah ujud lembu suci, atau arca Nandiswara - atau Nandi. Lembu ini adalah kendaraan Dewa Siwa dalam mitologi Hindu.


5. Candi Wurung

Gundukan tempat Candu Wurung berada /  kilasbaliknusantara.blogspot.com
Di daerah Magelang ada juga Candi Wurung.  Pertama kali ditemukan, masyarakat sekitar menafsirkan bahwa candi itu belum "urung" (bahasa Jawa, artinya "rampung/selesai"). Memang, situs yang satu ini berbentuk gundukan tanah yang berada di tengah sawah. Hanya terlihat onggokan kecil tertutup rumput, seolah candi yang belum selesai dibangun.


6. Candi Borobudur
Nama Candi Borobudur masih terus diperdebatkan hingga kini. Menurut penduduk setempat, Borobudur  bermakna “arca di Desa Budur”. Konon, dulu setiap hari penduduk selalu melihat banyak boro (= arca) di Desa Budur.
 jogjawae.com
Pendapat kedua mengatakan, nama Borobudur berasal dari pohon budur (pohon bodhi atau pohon kehidupan) yang pernah tumbuh subur di sana.

Sementara dari penelitian ilmiah, J.L. Moens,  istilah budur artinya kota Budha. Karena dalam kitab kuno Nagarakretagama penyebutan budur sudah ada.

Lain lagi menurut Poerbatjaraka, ahli epigraf Indonesia, nama Borobudur berasal dari kata biara (tempat suci) dan bidur (tempat tinggi), yang kemudian “diplesetkan” menjadi borobudur.

***
Jadi, sebagian besar candi-candi yang ada di Indonesia hanya sedikit yang dinamakan sesuai dengan apa yang diesebutkan dalam naskah kuno. Artinya, sesuai nama asli. Seperti misalnya saja Candi Jawi, sesuai dengan nama bangunan suci Jajawa. Atau kata "Jajaghu" kini untuk nama Candi Jago - terjadi penyederhanaan nama. Dua nama candi itu disebut dalam kitab Nagarakretagama dari abad ke-14.
Kebanyakan pemberian nama candi sesuai wilayahnya, atau dari masyarakat sendiri.

Ditemukan Situs Pengorbanan Massal Suku Aztec

Headline

Arkeolog Meksiko menemukan situs pemakanan yang berisi 1.789 tulang dari wanita muda. Situs ini berada lima meter di bawah permukaan Templo Mayor, Meksiko.

Situs ini ditemukan bersebelahan dengan ‘pohon suci’ yang merupakan situs paling suci ibukota Aztec. Temuan pertama ini menunjukkan, suku Aztec kemungkinan besar pernah melakukan pengorbanan massal.

Arkeolog Susan Gillespie dari University of Florida, AS, menyebut temuan ini sebagai ‘budaya Aztec yang belum pernah diketahu sebelumnya’. Selain itu, ia mengatakan, suku Maya mengganggu prosesi itu demi pemakaman keluarga kerajaan.

Seperti dikutip Dailymail, antropolog Perla Ruiz mengatakan, tulang-tulang ini berasal dari pemakaman sebelumnya yang kemudian dimakamkan lagi bersama wanita

MONALISA ASLI SUDAH DI TEMUKAN?

Sejumlah ahli arkeologi merasa yakin telah menemukan rahasia di balik lukisan paling terkenal di dunia, Monalisa. Sebuah rangka dan tengkorak yang terkubur di bawah sebuah biara di Florence, Italy, diyakini merupakan rangka milik Lisa Gherardini, orang yang dipercaya menjadi model untuk lukisan yang menjadi masterpiece Leonardo da Vinci.

Lisa Gherardini merupakan istri dari pedagang sutra bernama Francesco del Giocondo. Di Italy, Monalisa juga dikenal dengan sebutan La Gioconda.
 zizylain.blogspot.com
Sebagian sejarawan modern sepakat bahwa perempuan yang menjadi model Monalisa merupakan Lisa del Giocondo, yang kemudian menjadi biarawati setelah kematian suaminya. Lisa del Giocondo meninggal di biara pada 15 Juli 1542, saat berusia 63 tahun.

Mengutip laman Daily Mail, tim arkeologi awalnya melakukan ekskavasi di sebuah biara yang ditelantarkan, yaitu Biara Santa Ursula, mulai tahun lalu. Pertama, mereka menemukan lapisan beton tipis. Ini menjadi penanda perubahan biara itu menjadi barak militer.

Tapi kemudian tim arkeologi menemukan sebuah ruang makam yang dipercaya sebagai tempat dimakamkannya Lisa. Lebih jauh, mereka bahkan menemukan rangka dan tengkorak dengan ukuran perempuan. Rangka dan tengkorak itu ditemukan sekitar lima kaki di bawah lantai bangunan asli biara, dengan fragmen temuan rusuk dan tulang belakang.

Ekskavasi ini sendiri sempat dihentikan. Sebab, tim arkeologi mengaku kehabisan dana. Namun, setelah dana kembali didapat, ekskavasi kembali dilanjutkan. Kali ini, mereka menemukan rangka dan tengkorak manusia.

Tengkorak itu akan diuji untuk dicocokkan dengan temuan yang lain. Para ilmuwan akan melakukan komparasi DNA di tengkorak dengan tengkorak dua anak Lisa yang ditemukan terkubur di dekatnya.

Setelah rangka dan rangka bisa diverifikasi, seniman forensik akan mencoba untuk merekonstruksi wajah dan melakukan perbandingan dengan wajah 500 tahun lalu yang dilukis da Vinci.

"Kami belum tahu secara pasti apa rangka ini berasal dari satu tubuh atau lebih," kata Silvano Vinceti, arkeolog yang bertanggung jawab terhadap ekskavasi ini.

"Tapi ini mengkonfirmasi hipotesa kami bahwa di Santa Ursula masih terdapat rangka. Kami juga belum dapat menyimpulkan bahwa rangka yang ditemukan itu bukanlah Lisa Gherardini," ucap Vinceti.

Vinceti juga mengatakan temuan ini menjadi proses yang sangat menarik dan konsisten dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. "Ruang makan yang kami temukan merupakan satu yang disebutkan di catatan gereja dari 1495 dan telah didapat dengan sebuah ventilasi dan tangga. Kami juga mengetahui bahwa di tahun 1625 ada ruang makam kedua dan ini yang berhasil kami temukan," ucapnya.

Atas temuan ini, Natalia Gucciardini, yang disebut memiliki hubungan kerabat dengan Lisa Gherardini, mengaku sangat emosional. "Saya percaya ini merupakan persinggahan terakhir Lisa Gherardini," ucap Natalia yang juga teman dekat Pangeran Charles dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Tahun lalu, Profesor Vincenti juga menggunakan metode khusus untuk menemukan dan mengidentifikasi rangka Caravaggio, pelukis dari masa Renaissance. Ketika itu, seperti di novel Dan Brown, Vincenti mengaku ada pesan khusus yang tersimpan di mata Monalisa, setelah dilihat melalui kaca pembesar.

Lukisan Monalisa sendiri saat ini menjadi milik pemerintah Perancis dan tersimpan di Museum Louvre di Paris. Leonardo da Vinci memulai lukisan itu pada 1503 atau 1504 dan menyelesaikannya pada 1519, tak lama sebelum kematiannya.