Google+ Badge

Sunday, October 13, 2013

Bukti Keberadaan Kerajaan Sriwijaya


Bukti keberadaan kerajaan Sriwijaya 
- setelah sebelumnya kita membahas tentang asal usul dari nama kerajaan Sriwijaya serta bukti-bukti sejarah tentang adanya kerajaan Sriwijaya. Dimana kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan yang sudah ada sejak abad ke-7, kekuasaan kerajaan Sriwijaya mencangkup daerah Jawa, Sumatera, Pesisir pulau Kalimantan, Negara Kamboja, Sebagian Malaysia serta Thailand selatan.


Adapun asal usul nama kerajaan Sriwijaya berasal dari bahasa sansekerta, nama Sriwijaya terbagi menjadi dua kata yaitu Sri dan Wijaya. Sri artinya adalah gemilang, sedangkan Wijaya artinya kemenangan. Sehingga makna dari nama kerajaan Sriwijaya adalah   Kemenagan yang gemilang.

Kerajaan Sriwijaya pernah mengalami kejayaan dan juga pernah mengalami kemunduran. Adapu kemunduran dari kerajaan Sriwijaya disebabkan daerah-daerah yang dibawah pengaruh (dikuasai) kerajaan Sriwijaya mulai melakukan pemberontakan-pemberontakan. Sehingga kerena hal tersebut banyak terjadu peperangan yang dialami kerajaan Sriwijaya.

Seperti serangan yang dilakukan oleh raja Dharmawangsa Teguh di jawa pada tahun 990, dan juga serangan Rajendra Chola I dari Koromandel pada tahun 1025. Lalu pada tahun 1183 masehi daerah kekuasaan kerajaan Sriwijaya berada dibawah kendali kerajaan Dharmasraya.  Kerajaan Sriwijaya, yang merupakan kerajaan yang pernah mencapai puncak kejayaannya dengan daerahnya yang sangat luas.

Maka setelah kejatuhan kerajaan Sriwijaya ini, kerajaan ini mulai terlupakan dan bahkan keberadaan tentang kerajaan Sriwijaya ini mulai diketahui setelah dipublikasikan pada tahun 1918. Orang yang mempublikasikan hal tersebut adalah sorang sejarahwan asal Negara Perancis.

Bukti keberadaan kerajaan Sriwijaya

Karena masa lalu kerajaan Sriwijaya yang hampir terlupakan, maka tidak ada bukti sejarah yang cukup lengkap yang mengungkap tentang kerajaan Sriwijaya ini. Sehingga juga tidak ada catatan sejarah yang lebih lanjut tentang kerajaan Sriwijaya ini. Bahkan tidak ada orang Indonesia di jaman modern ini yang mengungkap tentang kerajaan Sriwijaya, orang pertama yang mengungkap tentang Kerajaan Sriwijaya ini yaitu orang asing yang bernama George, sekitar tahun 1920. Dia mempublikasikan penemuannya pada surat kabar yang berbahasa Belanda dan juga berbahasa Indonesia.

Balai Arkeologi  Palembang menemukan sebuah perahu kuno yang diperkirakan sudah ada sejak masa kerajaan Sriwijaya, penemuan tersebut tepatnya terjadi di Desa Sungai Pasir, kecamatan Cengal di daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, provinsi Sumatera Selatan. Tetapi penemuan tersebut tidak menjadi sempurna karena beberapa komponen bagian perahu telah hilang, bahkan sebagian papan perahu tersebut justru dibuat menjadi jembatan.

Adapun perahu ini sendiri dibuat dengan menggunakan teknik pasak kayu dan juga papan ikat yang menggunakan tali ijuk. Cara atau teknik ini sendiri berasal dari Asia Tenggara di masa lampau. Jenis perahu yang semacam ini ditemukan di daerah Pontian, Malaysia, pada abad ke-4 Masehi. Selain perahu para arkeologi juga menemukan alat-alat seperti tembikar, keramik, dan alat kayu.

Pada masanya kerajaan Sriwijaya telah menjadi simbol kebesaran di pulau Sumatera, dan juga kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan besar di Nusantara selain dari Kerajaan Majapahit yang juga kerajaan yang sangat besar. Dan hal ini dijadikan bukti dan referensi oleh kaum nasionalis bahwa sebelum masa kolonialisme Belanda Indonesia merupakan satu kesatuan.

No comments: