Google+ Badge

Friday, November 8, 2013

Kota Kuno Idu Ditemukan di Irak

Kota Kuno Idu Ditemukan di Irak
Sisa kota kuno Idu yang terletak di Utara Irak, di wikayah Kurdistan. Courtesy Cinzia Pappi/livescience.com

 Jakarta--Sekelompok arkeolog menggali reruntuhan bangunan yang diprediksi sebagai bagian dari kota kuno Idu di wilayah Kurdistan di Irak bagian utara. Berbagai inskripsi dan benda-benda seni menunjukkan reruntuhan itu sebagai pusat kota Idu yang sebelumnya terkubur di bawah tanah. Kota kuno itu diperkirakan muncul dan berkembang pada 3.300 tahun lalu.

Kota yang terletak di lembah di pinggiran sungai Zab itu menjadi bagian sejarah saat teknologi pertanian pertama muncul di Timur Tengah. Saat ini di lokasi itu berdiri sebuah desa bernama Satu Qala.

Cinzia Pappi, arkeolog dari Universitas Leizig, Jerman, menyebutkan bahwa dulu kota itu kemungkinan dikontrol Kerajaan Assyria dan menjadi pusat pemerintahan bagi daerah sekitarnya. Kota itu merebut kemerdekaan ketika pamor Kerajaan melorot lalu mendirikan pemerintahan sendiri. Kerajaan Idu bertahan 140 tahun sebelum bangsa Assyria merebutnya kembali.

Penyelidikan nama kota kuno itu sendiri terungkap saat para peneliti yang melakukan survey pada 2008 menerima inskripsi yang memuat nama Idu dari seorang penduduk desa. Penggalian pun langsung dilakukan pada 2010 dan 2011. Para peneliti kemudian melaporkan hasil penemuan mereka dalam jurnal Anatolica.

"Sebelum 2008 jarang sekali dilakukan penggalian arkeologi di wilayah Kurdistan di Irak," kata Pappi. Konflik berkepanjangan di Irak selama tiga dekade terakhir mempersulit kegiatan arkeologi. Sebelumnya para arkeolog lebih tertarik melakukan penggalian di bagian selatan Irak seperti wilayah Uruk dan Ur.

Efek perang modern pun masih terlihat di situs Idu. Pada 1987, pasukan Saddam Hussein menyerang wilayah itu dan membakar desa sebagai upaya mereka menyingkirkan etnis Kurdi. "Sisa-sisa serangan itu masih jelas terlihat," kata Pappi.


No comments: